Wahana Interfood Nusantara Proyeksi Ramadan Sumbang 25% Pendapatan

Direktur Utama PT Wahana Interfood Nusantara Tbk Reinald Siswanto bersama jajaran direksi dan komisaris saat dimulainya pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (20/3/2019)



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) optimistis terhadap kinerja bisnisnya pada bulan Ramadan bertumbuh signifikan, hal ini seiring dengan vaksinasi Covid-19 yang telah dimulai pada awal tahun.

Sekretaris Perusahaan Wahana Interfood Nusantara, Gendra Fachrurozi mengatakan, sejak vaksinasi Covid-19 dimulai pada awal tahun 2021, permintaan terhadap produk perseroan pun terus mengalami peningkatan. Pertumbuhan ini tercermin dari naiknya penjualan pada tahun 2019 dan semakin dikenalnya produk-produk perseroan. “Jika pandemi Covid-19 tidak mewabah secara global, khusus untuk bulan puasa dan Lebaran, perseroan mengantisipasi dengan buffer stock 3 bulan sebelumnya. Maka, naiknya permintaan produk perseroan di bulan Ramadan akan signifikan,” ujar Gendra kepada Investor Daily baru-baru ini.

Perseroan berharap tidak kehilangan momentum pada Ramadan ini, sehingga perseroan memperkirakan pendapatan bulan ini akan menyumbang 25% dari target pendapatan perseroan tahun 2021, yakni tumbuh 10%-15% dibandingkan dengan tahun lalu. Adapun untuk mendukung optimisme tersebut, perseroan akan menerapkan strategi e-commerce untuk membantu pemasaran produk perseroan. Hal ini dilakukan karena antusiasime pelanggan Schoko untuk berbelanja sanggat tinggi. Adapun produk-produk yang diburu adalah cokelat, seperti Couverture, Compound, dan Cocoa Powder.

“Sejak pandemi melanda Indonesia pada 2020, masyarakat dihadapkan dengan berbagai pola aktivitas baru. Kami rasa internet sudah menjadi nafas baru untuk kehidupan di tengah pandemi Covid-19 dan kami juga akan selalu menjaga ketersediaan produk seiring dengan kebutuhan yang tinggi,” ujar dia.

Di sisi lain, perseroan melihat adanya potensi bisnis dan peluang pasar di dalam negeri pada tahun ini, terutama pergerakan dari sisi belanja konsumen untuk produk-produk ritel. Atas hal ini, perseroan akan fokus kepada pendalaman terhadap konsumen di seluruh Indonesia, utamanya dengan bertambahnya kalangan usia produkstif yang cenderung menyukai hal-hal baru dan menarik. Fokus perseroan tersebut sehubungan dengan rencana perseroan pada tahun ini yang akan meningkatkan penetrasi produk. Gendra menyampaikan, perseroan akan merambah area distribusi baru yang belum tersentuh oleh Schoko. Rencana ini akan diwujudkan dengan memanfaatkan kapabilitas distribusi yang perseroan miliki.

"Kedepannya Perseroan juga berencana mengeluarkan produk baru yang relevan dengan permintaan pasar saat ini. Dari segi operasional, Perseroan menerapkan transformasi digital. Semisal dalam proses administrasi, distribusi dan transaksi. Hal tersebut diharapkan dapat memperkecil peluang error dan meningkatkan efektivitas perseroan. Dengan demikian, perseroan berharap transformasi ini dapat menjadi nilai tambah bagi stakeholder, pelanggan dan supplier,” ujar dia. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Wahana Interfood Nusantara Proyeksi Ramadan Sumbang 25% Pendapatan. Please share...!

Back To Top