Hutama Karya Targetkan Proyek Jargas Kementerian ESDM di Jatim Selesai Akhir Tahun

Penandatanganan kontrak Proyek EPC antara PT Hutama Karya dan Kementerian ESDM dilaksanakan di Gedung Migas Jakarta, pada Jumat, 9 April 2021 lalu



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Hutama Karya (Persero) meraih kontrak baru senilai ratusan miliar untuk menggarap Proyek Pekerjaan Pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga (Jargas) milik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Proyek Engineering Procurement and Construction (EPC) yang akan dibangun di Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang (17.771 SR) senilai Rp 169,6 miliar, serta di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Lamongan (15.935 SR) senilai Rp 6,1 miliar di Jawa Timur ini secara resmi ditandatangani di Gedung Migas Jakarta, pada Jumat (9/4/2021) lalu.

Direktur Operasi II Hutama Karya, Ferry Febrianto mengatakan proyek senilai ratusan miliar tersebut akan digarap selama kurang lebih tujuh bulan dan ditargetkan rampung Desember 2021 mendatang. Raihan kontrak baru di pertengahan tahun ini, menurut Ferry menjadi bukti bahwa portofolio Hutama Karya di bidang proyek EPC positif karena stakeholder menaruh kepercayaan kepada perseroan untuk membangun proyek Jargas yang cukup besar. "Tentu dalam pelaksanaan proyek, kami akan menerapkan protokol kesehatan ketat untuk menghindari hal tidak diinginkan yang dapat mengganggu pelaksanaan proyek. Sehingga proyek diharapkan dapat berjalan baik di tengah pandemi,” ujar Ferry dalam keterangan tulisnya, Kamis (20/5/2021).

Ia menambahkan, dalam pembangunan Jargas di lima kabupaten di Jawa Timur tersebut Hutama Karya akan menggunakan teknologi horizontal directional drilling (HDD) sebagai teknologi pengeboran pipa untuk pemasangan pipa air bersih, air limbah, minyak/gas dan lain-lain. Penggunaan Teknologi HDD juga sudah sesuai dengan Keputusan Menteri Pertambangan & Energi No. 300.K/38/M.pe/1997 tentang Keselamatan Kerja Pipa Penyalur Minyak dan Gas Bumi. Karena itu, Hutama Karya berkomitmen menerapkan zero accident dengan penggunaan kualitas infrastruktur yang baik dengan pemasangan rambu dan persiapan peralatan sebaik mungkin. "Kami memastikan pengerjaan proyek ini ramah lingkungan dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Kami juga berharap proyek ini dapat berjalan dan selesai tepat waktu,” tutur Ferry Febrianto.

Pembangunan Jargas di beberapa wilayah di Jawa Timur bertujuan untuk meningkatkan jumlah infrastruktur penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui pipa, sehingga dapat meningkatkan penggunaan gas bumi serta mengurangi beban subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan/atau Liquified Petroleum Gas (LPG) pada sektor rumah tangga serta untuk mewujudkan ketahanan energi nasional. Salah satu metode untuk meningkatkan Konservasi Sumber Daya Energi dan Ketahanan Energi Nasional dan/atau daerah adalah dengan mempercepat pelaksanaan substitusi BBM dengan gas, khususnya di sektor rumah tangga, agar dapat meningkatkan fuel security of supply demi tercapainya keseimbangan energy mix.

Dengan berjalannya pekerjaan pembangunan Jargas ini diharapkan gas bumi untuk rumah tangga selalu terpenuhi dengan harga yang murah, berkualitas bersih, dan penggunaan gas bumi yang aman dan mudah. Hutama Karya juga sudah tidak asing dengan pembangunan Jargas. Sebelumnya, perusahaan juga telah menggarap beberapa proyek Jargas di antaranya: Proyek Jargas Rumah Tangga di Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Banyuasin (12.189 SR) pada 2020 dengan nilai kontrak Rp 140,7 miliar; Proyek Jargas Rumah Tangga di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Dumai (9.300 SR) pada 2019 dengan nilai kontrak Rp 90,9 miliar; serta Proyek Jargas Rumah Tangga di Kota Medan dan Kab. Deli Serdang (10.000 SR) pada 2018 dengan nilai kontrak Rp 113 miliar. Dalam pembangunan infrastruktur, Hutama Karya berkomitmen untuk selalu mengedepankan aspek quality, health, safety, security and environment (QHSSE) demi tercapainya kepuasan pelanggan.

Turut hadir dalam agenda penandatanganan kontrak tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM yang merangkap Plt. Direktur Pembinaan Program Migas sebagai perwakilan Kuasa Pengguna Anggaran Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Alimuddin Baso serta Erikson Alfredo Simanjuntak dan Risris Risdianto selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), sedangkan Hutama Karya diwakili Executive Vice President Divisi EPC Warjo. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Hutama Karya Targetkan Proyek Jargas Kementerian ESDM di Jatim Selesai Akhir Tahun. Please share...!

Back To Top