Laba Link Net Tumbuh Double Digit di Kuartal I

President Director and CEO Link Net, Marlo Budiman



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Link Net (LINK) sepanjang kuartal I 2021 membukukan laba periode berjalan diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp 249,02 miliar, naik 25,95% dari pencapaian kuartal I 2020 Rp 197,70 miliar. Laba per saham dasar pun tumbuh 30% menjadi Rp 91 dari sebelumnya Rp 70.

"Perusahaan memulai tahun 2021 dengan pertumbuhan yang double digit pada kuartal I 2021. Manajemen Link Net sukses menumbuhkan pendapatan seiring dengan pengelolaan biaya yang tepat. Proyek migrasi Link Net juga telah sesuai jadwal dan berlanjut. Pada akhir Mei, Link Net juga telah menyelesaikan sekitar sepertiga dari proyek keseluruhan,” ujar President Director and CEO Link Net, Marlo Budiman dalam keterangan resmi, Senin (7/6/2021).

Adapun di sepanjang kuartal I 2021 pelanggan baru Link Net bertambah sebanyak 20.000 menjadi 859.000. Perseroan pun menambah 49.000 home passes ke dalam jaringannya, menjadikan total home passes sebesar 2,72 juta. Lalu, pendapatan rata-rata per pelanggan (average revenue per user/ARPU) stabil pada Rp 358.000.Sementara itu, manajemen menyatakan, dampak pandemik terhadap grup tidak memberikan pengaruh signifikan. Bahkan, di tengah pandemi Covid-19, grup dihadapkan pada pertumbuhan jumlah pelanggan dan kelangkaan chipset global yang dimulai dari tahun 2020. Kelangkaan tersebut berpengaruh terhadap ketersediaan stok customer premises equipment (CPE) yang merupakan bagian dari peralatan untuk instalasi.

Sebagai langkah antisipasi, grup telah melakukan pembelian CPE dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sampai beberapa bulan ke depan dan menjalin kerja sama dengan beberapa vendor untuk menjamin ketersediaan CPE sehingga grup tetap dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan dalam kondisi kelangkaan chipset global ini. Pada tiga bulan pertama tahun ini, emiten yang bergerak di layanan jaringan komunikasi broadband termasuk distribusi program televisi dan internet berkecepatan tinggi ini, mencatat angka pendapatan Rp 1,06 triliun, naik 11,44% dari kuartal I 2020 Rp 958,99 miliar. Di mana, EBITDA juga tercatat naik 21,1% menjadi Rp 624 miliar pada kuartal I 2021, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 516 triliun.

Meski beban pokok pendapatan tercatat sedikit meningkat menjadi Rp 215,04 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 210,79 miliar, namun beban lainnya berhasil turun. Di mana, hanya beban penyusutan yang meningkat menjadi Rp 253,79 miliar dari posisi Rp 198 miliar tahun lalu dan beban amortisasi meningkat menjadi Rp 12,65 miliar dibandingkan dengan kuartal I-2020 sebesar Rp 10,6 miliar. Sementara, total aset perseroan tercatat sebesar Rp 9,11 triliun naik 16,79% dari total aset Rp 7,80 triliun. Anak usaha PT First Media Tbk (KBLV), Link Net menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 500 miliar hingga Rp 2,5 triliun untuk tahun 2021. Jumlah ini lebih besar dari alokasi capex tahun 2020 yang sebesar Rp 1,8 triliun, namun agak turun dari rencana awal yang sebesar Rp 3 triliun. Adapun, sebagian besar capex tersebut akan digunakan untuk meneruskan proyek migrasi jaringan dari tiang listrik Icon+ milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ke tiang milik sendiri. (ym)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Laba Link Net Tumbuh Double Digit di Kuartal I. Please share...!

Back To Top