Merck Bagi Dividen Rp 54,656 Miliar

Paparan publik PT Merck Tbk (MERK) secara virtual di Jakarta Rabu 16 Juni 2021



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Emiten sains dan teknologi yang memproduksi obat-obatan dan vaksin, PT Merck Tbk (MERK) sepakat membagikan final dividen sebesar Rp 122 per saham atau senilai Rp 54,656 miliar untuk tahun buku 2020.

"Dividen akan dibagikan sesuai jadwal yang ditentukan kemudian," kata Presiden Direktur PT Merck Tbk, Evie Yulin dalam paparan publik usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perseroan secara virtual di Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Selain dividen, RUPST juga menyetujui laporan keuangan 2020. Pada 2020 total aset, mencapai Rp 930 miliar yang terdiri dari liabilitas (utang) Rp 317 miliar dan ekuitas Rp 613 miliar, masing-masing naik sekitar 3% dari tahun sebelumnya. Sementara rasio profitabilitas tetap terjaga dengan marjin laba kotor 44,86%, return on asset (ROA) 7,73% dan ROE 11,74%. “Perseroan mengupayakan agar semakin lincah bergerak menghadapi perubahan, termasuk di tengah ketidakpastian akibat dampak pandemi," kata Evie.

Evie mengatakan, segmen usaha obat-obatan resep (healthcare) tahun 2020 tumbuh 2% mencapai 482 miliar, di atas rata-rata industri/pasar yang terkontraksi negatif 9,8%. Segmen ini berkontribusi 73% terhadap total pendapatan perseroan. Sementara divisi plant berhasil melampaui target awal tahun sebesar 102%, dengan volume unit produksi mencapai 818 juta tablet. Sementara itu, komposisi produksi pabrik adalah 93% produk solid, serta 7% produk liquid dan semisolid. "Tingkat utilisasi kapasitas pabrik mencapai 77%," kata Evie.

Kinerja positif ini ditopang ekspansi pabrik dari kapasitas terpasang 1,6 miliar tablet dan kapsul menjadi kapasitas 2 miliar tablet, sehingga ke depannya Perseroan akan menjadi produsen dan penyalur produk-produk Merck Group di Asia Tenggara. Untuk tahap pertama, pabrik akan fokus pada produksi produk-produk diabetes. "Peluang ekspor semakin terbuka lebar di mana tahun 2020 perbandingan volume ekspor dan domestik mencapai 52% dan 48%," kata dia.

Adapun lini bisnis yang fokus pada bahan baku obat (BBO) terus menunjukkan perkembangan positif dengan memberikan kontribusi sebesar 12% dari total pendapatan perseroan. Sementara pada kuartal I 2021, perseroan meraih pendapatan sebesar Rp253 miliar, meningkat 56% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 162 miliar. Adapun laba meningkat dari Rp 35 miliar menjadi Rp 53 miliar, atau meningkat sebesar 51%. Selain itu, kas dan setara kas di kuartal I tahun 2021 sebesar Rp 165 miliar, meningkat 22% dibanding akhir Desember 2020 sebesar Rp 135 miliar. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Merck Bagi Dividen Rp 54,656 Miliar. Please share...!

Back To Top