Selama Pandemi, Berinvestasi di Pasar Modal Mulai Dilirik Masyarakat

(Atas-Bawah) Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi dan Kepala Perwakilan BEI Surabaya, Dewi Sriana Rihantyasni di acara Silaturahmi Halal bi Halal dengan Media di Jawa Timur secara virtual, Selasa (8/6/2021)



SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat berinvestasi di pasar modal mulai dilirik masyarakat. Apalagi selama pandemi Covid-19, seluruh aktivitas lebih banyak dilakukan di rumah.

Kepala Perwakilan BEI Surabaya, Dewi Sriana Rihantyasni mengatakan, selama pandemi, masyarakat tertarik berinvestasi di pasar finansial untuk mendapatkan penghasilan dan bisa dilakukan dari rumah. Apalagi saat ini untuk berinvestasi di pasar modal cukup mudah.

"Saat ini jumlah Anggota Bursa di Jawa Timur ada 60 terdiri dari 46 perusahaan dari Surabaya, 12 Malang, 1 Jember dan 1 dari Situbondo. Jumlah emiten 40, aset manajemen 11, Galeri Investasi 56 dan Galeri Investasi Syariah 8. Jumlah SRE 384.131 dan jumlah SID 304.924. BEI terus meningkatkan jumlah investor, melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas terutama kaum milenial, mahasiswa dan siswa SMA sederajat," ujarnya, Selasa (8/6/2021).

Sementara itu, Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi menambahkan, nilai transaksi perdagangan di pasar modal tercatat Rp6,4 triliun per hari namun pasar secara perlahan mulai bangkit pada Desember 2020 dengan kenaikan nilai transaksi perdagangan mencapai Rp18,4 triliun per hari. Data per 4 Juni 2021, nilai perdagangan transaksi sebesar Rp12,8 triliun per hari. Kenaikan nilai transaksi perdagangan disebabkan banyak hal. Diantaranya, vaksinasi yang dilakukan pemerintah secara masif.

"Dari sisi jumlah investor, selama pandemi Covid-19 justru meningkat tajam. Data per 4 Juni 2021, tercatat 2,4 juta investor baik investor asing dan investor domestik. Selama 2020, sebanyak 51 perusahaan baru melakukan Initial Public Offering (IPO). Data per 4 Juni 2021 jumlahnya mencapai 17 perusahaan dan saat ini ada 22 perusahaan lagi yang masih menunggu untuk IPO," tutupnya. (dri)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Selama Pandemi, Berinvestasi di Pasar Modal Mulai Dilirik Masyarakat. Please share...!

Back To Top