DigitalBridge Bidik Pasar Menara Nirkabel di Indonesia

Ilustrasi menara telekomunikasi, BTS



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- DigitalBridge Group Inc (DigitalBridge), Real Estate Investment Trust (REIT) infrastruktur digital global yang berbasis di Amerika Serikat (AS), mengumumkan pembentukan EdgePoint Infrastructure (EdgePoint), sebuah platform menara nirkabel untuk layanan telekomunikasi. Melalui platform ini, EdgePoint telah berhasil memiliki lebih dari 10.000 menara di seluruh wilayah Indonesia dan Malaysia. Saat ini, perusahaan juga sedang mengevaluasi peluang pertumbuhan pasar di seluruh kawasan Asia Tenggara dan Asia Pasifik.

Managing Director dan Head of Asia DigitalBridge, Justin Chang, mengatakan kemampuan dan kompetensi DigitalBridge didapatkan dari pengalaman selama lebih dari 25 tahun mengelola dan mengoperasikan perusahaan-perusahaan menara telekomunikasi di seluruh dunia yang melayani operator telekomunikasi terkemuka. "Kami percaya EdgePoint berada di posisi yang tepat untuk terus tumbuh, mendukung pengembangan infrastruktur nirkabel di masa depan,” kata Justin Chang, Kamis (8/7/2021).

Justin menjelaskan, sejak awal pembentukannya pada 2020, EdgePoint yang didukung oleh platform manajemen investasi DigitalBridge, telah berhasil mengakuisisi saham pengendali pada PT Centratama Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Centratama), sebuah perusahaan menara independen terkemuka di Indonesia. Centratama sendiri memiliki dan mengelola lebih dari 4.000 menara dengan penambahan sebanyak 4.247 menara dari Indosat Ooredoo (PT Indosat, Tbk) melalui transaksi jual beli dan sewa kembali. Selain itu, EdgePoint juga berhasil menyelesaikan akuisisi Asiaspace di Malaysia dan sedang mempertimbangkan akuisisi-akuisisi lainnya. Perusahaan telah melaksanakan program-program build-to-suit secara signifikan dengan para pelanggan operator terkemuka di Indonesia, dan akan segera melaksanakan program-program tersebut di Malaysia.

"Kami dengan bangga mengumumkan pembentukan EdgePoint, dan percaya EdgePoint berada di jalur yang tepat untuk menjadi platform menara independen terkemuka di negara-negara dengan pertumbuhan yang pesat di Asia Pasifik,” ujar Justin.

Pendiri dan Chief Executive Officer EdgePoint, Suresh Sidhu mengungkapkan, DigitalBridge dan EdgePoint memiliki kesamaan visi untuk menjadi perusahaan infrastruktur telekomunikasi terkemuka di Asia Pasifik di era 5G ini. "Nirkabel akan terus menjadi platform penyedia layanan telekomunikasi yang banyak digunakan di negara-negara kawasan ini, dan kami bertujuan untuk menjalankan peran kami dengan baik,” ungkap Suresh.

"Melalui dukungan DigitalBridge, kami telah melangkah dengan sangat cepat di kawasan ini dan kami berfokus untuk membangun dan mempertahankan fondasi kuat yang berhasil kami miliki di Indonesia, melalui Centratama. Di Malaysia, melalui akuisisi dan pembangunan proyek saat ini posisi kami adalah merupakan pemain utama di West Coast, yang merupakan pusat ekonomi negara,” tandas Suresh. (ym)

Labels: IPTEK

Thanks for reading DigitalBridge Bidik Pasar Menara Nirkabel di Indonesia. Please share...!

Back To Top