Optimistis Pasar Properti Membaik, RISE Bidik Pendapatan Rp 300 Miliar

Jajaran manajemen PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (dari kiri ke kanan): Hengky Saputro (Senior Manager Teknik), Belinda Tanoko (Direktur Utama) , Go Herliani Prayogo (Direktur) dan Go Ie Tiong (Manajer Legal) pada paparan publik, Senin 12 Juli 2021



SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Emiten properti, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) tahun ini menargetkan pendapatan sebesar Rp 300 miliar.

Direktur Utama PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk atau Tanrise Property, Belinda Natalia mengatakan, pada 2020 lalu pihaknya berhasil mencatatkan penjualan sebesar Rp 152 miliar. "Pendapatan terbesar diperoleh dari segmen townhouse dan hotel, meskipun khusus pada segmen perhotelan terdapat kendala, yakni tidak dapat beroperasional secara optimal sepanjang tahun karena dampak pandemi covid-19," kata kata Belinda saat paparan publik secara virtual, Senin (12/7/2021).

Belinda menjelaskan, sampai dengan pertengahan tahun ini sebetulnya pasar properti mulai menunjukkan ada peningkatan dibandingkan tahun 2020, terlebih ada kebijakan pembebasan PPN. "Namun, setelah ada gelombang kedua covid-19 dengan kehadiran varian baru pasar properti yang tadinya mulai meningkat kembali tertekan," imbuhnya.

Perseroan menyadari, tantangan yang dihadapi cukup berat dengan kondisi gelombang kedua covid-19, namun demikian perseroan percaya tingkat kebutuhan masyarakat terhadap properti tetap ada. Karena itu, perseroan akan tetap pada komitmennya untuk mancapai target-target yang sudah dicanangkan, yakni target menghadirkan proyek baru dengan memanfaatkan aset tanah (landbank) yang dimilikinya dan melanjutkan pembangunan proyek yang sudah berjalan agar selesai tepat waktu. "Adanya gelombang kedua covid-19 tentu menjadi tekanan buat kami, namun kita akan sikapi dengan memaksimalkan digitalisasi, yakni pemasaran online agar target pendapatan kita tahun ini sebesar Rp 300 miiar bisa tetap kita capai,” tegasnya.

Belinda memaparkan, di tengah pandemi Covid-19 pada pertengahan Juli 2020, perseroan telah melaksanakan tahap ground breaking proyek Kyo Society yang terletak di Jalan Raya Panjang Jiwo, serta meluncurkan dua produk baru tipe Ikkou, yang merupakan produk dengan tipe grand studio dan Rofuto, produk dengan konsep loft dengan ruang yang lebih besar sesuai dengan target pasar Kyo Society. "Pembangunan apartemen Kyo Society saat ini telah mencapai tahapan pembangunan struktur gedung. Meskipun sedang dilanda pandemi, perseroan terus berupaya agar pembangunan proyek dapat berjalan lancar, tepat mutu, dan tepat waktu,” terang Belinda.

Selanjutnya, di awal tahun 2021 ini, perseroan juga telah meluncurkan proyek hunian Dakota City di Gresik dan proyek pergudangan TritanHub di Sidoarjo. Selain berkomitmen untuk menyelesaikan proyek-proyek tersebut tepat waktu, perseroan juga terus melakukan terobosan dalam pengembangan proyek baru. Rencananya, pada Oktober tahun ini perseroan juga akan meluncurkan proyek superblok yang terdiri dari komersial dan hunian di areal seluas 12 hektar di Jember, Jawa Timur. Tahap awal akan lebih dikembangkan proyek komersial, yakni shophouse. “Kami tetap optimistis untuk berkarya selama masa pandemi dan tetap mempertahankan kinerja manajemen di 2021 dengan terus berfokus untuk berinovasi dan melahirkan konsep produk properti baru sesuai dengan kebutuhan pasar,” tutur Belinda. (pr)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Optimistis Pasar Properti Membaik, RISE Bidik Pendapatan Rp 300 Miliar. Please share...!

Back To Top