Kredivo Umumkan Rencana IPO dengan Skema SPAC

FinAccel, perusahaan induk dari Kredivo dan VPC Impact Acquisition Holdings II (VPCB) sebagai Special Purpose Acquisition Company (SPAC) hari ini mengumumkan bahwa mereka telah memasuki tahap perjanjian definitif untuk merger, yang nantinya akan membawa FinAccel menjadi perusahaan publik, dengan valuasi pro-forma ekuitas yang mencapai kisaran US$2,5 miliar, dengan asumsi tidak ada penebusan



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- FinAccel, perusahaan induk dari Kredivo dan VPC Impact Acquisition Holdings II (VPCB) sebagai Special Purpose Acquisition Company (SPAC) hari ini mengumumkan bahwa mereka telah memasuki tahap perjanjian definitif untuk merger, yang nantinya akan membawa FinAccel menjadi perusahaan publik, dengan valuasi pro-forma ekuitas yang mencapai kisaran US$2,5 miliar, dengan asumsi tidak ada penebusan.

Kredivo mampu menyalurkan pembiayaan kredit instan kepada pengguna untuk pembelian di  e-commerce dan offline serta dana pinjaman tunai, berdasarkan real-time decisioning yang didukung oleh teknologi Artificial Intelligence buatan sendiri. Kredivo saat ini memiliki kurang lebih 4 juta pengguna dan bekerja sama dengan 8 dari 10 platform e-commerce terdepan di Indonesia. Kredivo juga berencana untuk ekspansi ke pasar regional seperti Vietnam dan Thailand dalam waktu dekat. Merchant mitra Kredivo yang disurvei mampu mencatatkan peningkatan untuk rata-rata jumlah pembelian (average basket size) lebih dari dua kali lipat, peningkatan frekuensi transaksi hingga tiga kali lipat, dengan lebih dari 50% merchant tersebut mengatakan Kredivo dapat memperbesar cart conversion rate atau jumlah transaksi yang berhasil pada waktu checkout.

Co-founder dan CEO FinAccel Akshay Garg, mengatakan sebagai platform Buy Now Pay Later, Kredivo telah membangun kredibilitas yang kuat di industri pembiayaan berbasis point-of-sales yang tumbuh dengan cepat di Indonesia. “Penyaluran kredit ritel oleh bank-bank konvensional di Asia Tenggara masih terbilang rendah. Hal ini menjadi kesempatan besar bagi Kredivo untuk memenuhi berbagai kebutuhan kredit seperti pinjaman tunai, serta merealisasikan visi kami untuk mendorong akses kredit yang cepat, terjangkau dan mudah diakses kepada puluhan juta konsumen di Asia Tenggara,” ujarnya.

Sementara itu, Victory Park Capital (VPC), firma investasi global yang bermarkas di Chicago, Amerika Serikat, memiliki rekam jejak yang panjang dalam pengelolaan transaksi pembiayaan modal maupun pembiayaan ekuitas dengan sejumlah perusahan fintech global yang terbesar dan paling inovatif. Sebelumnya, VPC menyediakan fasilitas kredit sebesar US$100 juta kepada Kredivo pada Juli 2020 dan menambahkannya menjadi US$200 juta pada bulan Juni 2021. VPCB telah menyelesaikan proses IPO (Initial Public Offering) pada bulan Maret 2021 lalu di bursa NASDAQ Amerika Serikat.

Co-CEO dari VPCB dan Partner dari VPC Gordon Watson mengatakan, “Sejak investasi pertama kami pada tahun 2020, kami terus dibuat kagum oleh pertumbuhan cepat dan juga metrik kredit maupun unit economics Kredivo. “Kredivo telah menghadirkan platform yang mengagumkan dan mampu berekspansi ke pasar-pasar baru,” pungkasnya.

FinAccel sebelumnya telah didukung oleh investor seperti Square Peg, Mirae Asset, NAVER, Jungle Ventures, GMO Internet, dan Telkom Indonesia. Pada akhir penyelesaian transaksi nantinya, perusahaan gabungan diperkirakan akan memiliki valuasi ekuitas pro-forma sekitar US$2,5 miliar, dengan asumsi tidak ada penebusan. Transaksi ini juga diharapkan akan menghasilkan lebih dari US$430 juta dalam bentuk tunai pada neraca keuangan perusahaan gabungan. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Kredivo Umumkan Rencana IPO dengan Skema SPAC. Please share...!

Back To Top