Semester I 2021, Garudafood Cetak Laba Rp 232 Miliar

Peresmian Galeri Kunjungan Pabrik Digital Garudafood, Rabu (28/8/2019)



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) akhiri semester pertama 2021 dengan membukukan lonjakan laba sebesar 102% atau sebanyak Rp 232 miliar. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya penjualan pada seluruh lini dan juga anak usaha perseroan.

"Sepanjang semester pertama 2021, perseroan meraup penjualan sebanyak Rp 4,18 triliun. Realisasi ini tumbuh 6,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 3,91 triliun," kata Direktur Garudafood, Paulus Tedjosutikno, Jumat (6/8/2021).

Paulus menjelaskan, kenaikan ini disumbang oleh semua lini bisnis perseroan baik domestik dan ekspor. Dari domestik, perseroan mampu melakukan penjualan lokal sebanyak Rp 3,99 triliun, meningkat 7%, dari sebelumnya Rp 3,73 triliun. Selain itu, penjualan ekspor ikut bertumbuh 6,1% dari Rp 181,82 miliar menjadi Rp 192,81 miliar. "Pertumbuhan pendapatan ini juga ditopang oleh anak usaha yakni PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) yang membukukan kenaikan penjualan sebesar 16,8% di semester pertama 2021,” jelas Paulus.

Paulus menambahkan, semester II 2021 akan menjadi tantangan bagi perseroan, dimana Indonesia tengah menghadapi gelombang kedua pandemi. Melihat kondisi ini, perseroan sebagai pelaku industri akan terus mendukung upaya pemerintah dalam percepatan penanganan pandemi salah satunya berupa pembentukan herd immunity melalui program vaksinasi.

Lebih lanjut, pada periode yang sama beban pokok penjualan berjumlah Rp 2,97 triliun, meningkat 6,45% dari sebelumnya Rp 2,79 triliun. Sehingga laba bruto yang diperoleh sepanjang periode enam bulan pertama sebanyak Rp 1,21 triliun. Beban penjualan tercatat Rp 603,70 miliar. Garudafood juga berhasil menekan beban umum dan administrasi yakni sebesar Rp 286,64 miliar, turun 5,25% dari Rp 302,53 miliar. Beban operasi lainya juga mampu ditekan sebanyak 42,68% menjadi Rp 26,60 miliar. Adapun pendapatan perseroan bertambah dengan raihan segmen penghasilan operasi lainya sebanyak Rp 75,93 miliar.

Sementara itu, hingga akhir Juni 2021, total liabilitas perseroan tercatat meningkat dari Rp 3,67 triliun menjadi Rp 3,76 triliun, atau naik 2,5%, diikuti dengan peningkatan ekuitas perseroan sebesar 2,4% menjadi Rp 2,96 triliun. Sedangkan, total aset sebesar Rp 6,73 triliun atau naik 2,5% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp6.57 triliun. Perseroan juga memiliki kas dan setara kas lebih dari Rp 1 triliun di akhir Juni 2021. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Semester I 2021, Garudafood Cetak Laba Rp 232 Miliar. Please share...!

Back To Top