51 Tahun Berkiprah, TIKI Fokus Bangun Ekosistem Digital

Direktur Utama PT Citra Van Titipan Kilat (Tiki) Yulina Hastuti (tengah)



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Citra Van Titipan Kilat (Tiki) memperingati 51 tahun eksistensi bisnisnya yang jatuh pada 1 September 2021 dengan berbagi bersama anak yatim, dan tuna netra secara serentak di 66 cabang. Fokus TIKI ke depan adalah membangun ekosistem digital yang tangguh dan sustainable.

"Selama 5 dekade, TIKI semakin memantapkan posisinya sebagai pionir dan pemimpin di industri jasa kurir dan logistik yang telah terbukti menjadi mitra yang tangguh dan dapat diandalkan oleh para pelaku bisnis di berbagai situasi ekonomi termasuk kondisi pandemi seperti saat ini," kata Direktur Utama TIKI Yulina Hastuti dalam keterangan tertulis, Kamis (2/9/2021).

Yulina menambahkan, salah satu fokus TIKI ke depan adalah membangun ekosistem digital yang tangguh dan sustainable. Perseroan juga akan terus mengembangkan inovasi-inovasi berbasis digital dengan berorientasi pada pengalaman pelanggan, serta efisiensi dan ketahanan operasional. ”Kami juga akan terus mengembangkan inovasi produk dan layanan yang telah kami miliki saat ini beserta cakupannya antara lain SERLOK (Seller Online Booking), TIKI Putar (Jemput Antar) serta layanan Jempol (Jemput Online),” tambahnya.

Ke depannya, TIKI akan terus berkomitmen melayani negeri dan menggerakkan aktivitas ekonomi di Indonesia melalui jaringan di seluruh pelosok negeri, serta inovasi layanan pengiriman disesuaikan kebutuhan pelaku usaha maupun perorangan. “Banyak hal yang telah terjadi sepanjang 1-2 tahun terakhir ini. Pandemi Covid-19 telah mengubah berbagai tatanan kehidupan di masyarakat, mulai kehidupan sosial, dunia pendidikan, kesehatan, termasuk dunia bisnis. Perusahaan yang dapat cepat beradaptasi dengan perubahan dan berinovasi, tidak hanya akan dapat bertahan di masa krisis. Namun juga akan menjadi investasi kita menjadi pemimpin dalam memenangkan hati konsumen. Hal inilah yang terus dijaga oleh TIKI hingga semakin tangguh dan dapat mencapai usia 51 tahun,” katanya.

Pertama kali didirikan pada 1 September 1970 oleh Soeprapto Soeparno dan Nuraini Soeprapto. Kemudian diperkuat dengan bergabungnya Irawan Saputra, Gideon Wiraseputra dan Raphael Rusmadi di tahun 1972. Diawali dua cabang utama di Pangkalpinang dan Semarang, saat ini TIKI memiliki jaringan operasional meliputi 66 kota di Indonesia, didukung 500 kantor perwakilan, 4.000 gerai dan 6.000 karyawan di seluruh Indonesia. TIKI membangun kemitraan dengan para wirausaha lokal, bertumbuh bersama dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kemitraan waralaba dengan lebih dari 3.000 mitra keagenan atau waralaba di seluruh Indonesia. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading 51 Tahun Berkiprah, TIKI Fokus Bangun Ekosistem Digital. Please share...!

Back To Top