EVCuzz Bangun 70 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Indonesia

Peluncuran SPKLU EVCuzz



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Exelly Elektrik Indonesia sebagai provider dan operator electric vehicle (EV) charging station akan membangun 70 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) dengan merek dagang EVCuzz, yang terdiri atas AC charging kapasitas 7kW dan 22kW.

Founder dan CEO EVCuzz Charging Network, Abdul Rahman Elly, mengatakan, EVCuzz telah mendapatkan izin resmi SPKLU dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk memperkuat infrastruktur pengisian (charging) baterai mobil listrik. "Pada 2022 dan tahun-tahun berikutnya, EVCuzz akan menambah 100 titik SPKLU setiap tahun hingga 2025. Selanjutnya, pada 2026-2030, EVCuzz merambah EVC mesin kapasitas besar mulai DC 40kW, 50kW, 80kW, 120kW, hingga 350 kW sebagaimana yang telah dituangkan dalam rencana aksi kepada Kementerian ESDM," kata Rahman di acara peluncuran EVCuzz secara virtual, Selasa (31/8/2021).

Rahman menjelaskan, EVCuzz juga membuat aplikasi yang dapat diunduh AppStore dan PlayStore untuk memudahkan pengguna mobil listrik yang berniat mengisi daya di manapun, kapanpun. Aplikasi EVCuzz dibuat menarik, sehingga memberikan kemudahan bagi pengguna, seiring banyak program promosi yang ditawarkan. Pada aplikasi ini, pengguna EV dapat dengan mudah mencari titik lokasi pengisian terdekat, scan barcode untuk pengisian dengan hitungan KwH terpakai, lihat transaksi di histori, instan invoice terkirim ke email, top up dana melalui bank besar nasional dan merchant yang bekerja sama dengan EVCuzz.

"Nation’s Preferred EV Charging Hub adalah slogan yang menguatkan, memberikan semangat EVCuzz untuk siap berkompetisi di pasar EV charging infrastruktur di tanah air. Menjadi pertama dan besar bukan hal yang penting, tetapi menjadi pilihan pelanggan adalah utama bagi EVCuzz,” jelasnya.

Menurut Rahman, penjualan mobil listrik dunia terus naik setiap tahun. Demikian pula di Indonesia. Hal ini didukung oleh Kepres Nomor 55/2019 yang menempatkan stimulasi pasar kendaraan listrik di samping efisiensi dan keamanan energi dan kualitas udara bersih. Kepres tersebut membawa angin segar, sehingga pertumbuhan mobil listrik terus meningkat dan akan mencapai 20% pada 2025 dan 80% pada 2030.

Rahman menambahkan, pertumbuhan mobil listrik tidak terlepas dari infrastruktur pengisian kendaraan listrik untuk umum atau SPKLU. Indonesia membutuhkan 454.000 lokasi pengisian kendaraan listrik mulai tahun ini hingga 2030 mendatang baik yang berlokasi di gedung-gedung komersial, hunian juga area publik, termasuk rest area jalan tol. "Charging hub kami telah terpasang dua mesin 7 kW di Suvarna Golf Halim Jakarta dan kami mulai pemasangan secara bertahap pada September dan seterusnya di segmen real estate atau gedung-gedung komersial, yaitu golf, hotel, resort, rumah sakit, kafe, wedding hall, ballroom, convention center, apartemen, perkantoran, dan lain sebagainya termasuk perumahan. Kami juga bekerja sama dengan mitra-mitra kami untuk penyediaan fasilitas charging station dengan memasang mesin kapasitas besar untuk rapid dan ultracharging,” pungkasnya. (ym)

Labels: Otomotif

Thanks for reading EVCuzz Bangun 70 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Indonesia. Please share...!

Back To Top