Pasca-IPO, IDeA Indonesia Akan Buka 20 Cabang Baru

Presiden Direktur PT IDeA Indonesia Akademi Tbk Eko Desriyanto



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Setelah 12 tahun berkiprah membangun sumber daya manusia (SDM) di bidang hospitality, culinary, pastry, bakery, dan creative economy, PT IDeA Indonesia Akademi Tbk (IDEA) akhirnya tercatat (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 September 2021 lalu dengan meraup dana Rp 29,7 miliar. Pasca-penawaran umum saham perdana (initial public offring/IPO), perseroan akan melakukan ekspansi bisnis dengan membuka 20 cabang baru.

Presiden Direktur PT IDeA Indonesia Akademi Tbk Eko Desriyanto mengatakan dana IPO untuk mengembangkan platform hybrid learning, mengembangkan cabang, penambahan kapasitas asrama, penyertaan modal pada entitas anak, dan sisanya sebagai dana operasional. “Target bisnis tahun ini kami akan menyelesaikan platform digital hybrid learning dan membuka cabang IDEA bekerja sama dengan hotel-hotel mitra sebagai teaching factory. Saat ini MGM Horison Group telah menandatangani Non-Disclosure Agreement menuju kerja sama teaching factory pada hotel-hotel di bawah management Horison," kata dia dalam keterangan tertulisnya Rabu (15/9/2021).

Sebagai perusahaan penyedia jasa pendidikan vokasi pertama di Indonesia yang berhasil IPO, IDeA Indonesia telah membantu lebih 4.500 alumni untuk bekerja pada sektor pariwisata, hotel, kapal pesiar, restoran, dan ekonomi kreatif. “Artinya, ada lebih dari 4.500 keluarga yang merasakan manfaat keberadaan IDEA,” tandasnya.

Eko mengatakan IPO sebagai upaya mendorong IDEA lebih good governance corporation (GCG) dan akuntable karena diawasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga kepercayaan publik dengan sendirinya akan meningkat. Peluang karir di industri hospitality sangat terbuka luas, tetapi masih sedikit pendidikan vokasi yang menyediakan SDM ideal untuk industri ini. “Kami membuat pendidikan vokasi yang menitikberatkan pada pendidikan karakter peserta didik, meningkatkan dan mensertifikasi kompetensi, hingga memfasilitasi penempatan kerja atau berwirausaha,” kata Eko.

Eko mendirikan IDeA Indonesia di Lampung. Perusahaan ini dia rintis dari sebuah lembaga kursus dan pelatihan (LKP) kecil pada 2009. “IDeA Indonesia saya dirikan untuk mewujudkan gagasan pendidikan vokasi ideal bagi Indonesia, yang tidak hanya mendidik dan melatih, tetapi juga membantu penyaluran kerja,” kata peraih gelar S1 Hukum Perdata Islam UIN Yogyakarta ini.

Waktu mendirikan perusahaan ini, Eko nyaris tidak memiliki modal. Bahkan untuk gedung, dia menempati bangunan tua bekas sekolah yang sudah tidak beroperasi. Modal pertama uang sebesar Rp 30 juta dia dapatkan dari pinjaman seorang teman. Sedangkan untuk tenaga pendidik, dibantu beberapa teman dan praktisi industri yang mengajar secara paruh waktu di IDeA Indonesia. “Kegiatan rekrutmen calon siswa dilakuan secara door to door ke sekolah-sekolah. Hasilnya selama 9 bulan sosialisasi, hanya 14 siswa yang berhasil direkrut menjadi peserta pelatihan,” kisah lulusan pondok pesantren Riyadhatul Ulum, Lampung Timur ini.

Pada 2009 banyak lembaga kursus, pelatihan, diploma, bahkan politeknik, hanya sebatas melatih sampai memberi sertifikat atau ijazah. Belum terlihat usaha yang komprehensif untuk membuat seluruh lulusannya berkarakter kuat dan membantu mendapat pekerjaan atau berwirausaha. IDeA Indonesia merupakan sebagai gagasan baru tentang pendidikan vokasi ideal dan berkualitas yang menjawab persoalan SDM industri hospitality. "Kesuksesan IDeA Indonesia banyak dipengaruhi oleh sistem pendidikan yang mampu melahirkan SDM hospitality yang berkualitas tinggi," kata kelahiran 5 Desember 1982.

Selama memimpin IDEA, Eko merasakan kemajuan pada tiga aspek kehidupannya, yaitu aspek personal, profesional, dan finansial. Dengan dukungan kepercayaan masyarakat yang semakin besar terhadap perusahaannya, IDeA Indonesia percaya diri mampu memenangkan kompetisi. “Kompetisi merupakan trigger positif untuk mendorong iklim innovasi yang lebih kreatif. Kami terbukti memiliki formula untuk konsisten tampil sebagai pemenang dalam berbagai persaingan,” paparnya. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Pasca-IPO, IDeA Indonesia Akan Buka 20 Cabang Baru. Please share...!

Back To Top