Survei Populix: Pandemi Mendorong Anak-anak Beradaptasi dengan Teknologi

Ilustrasi belajar online atau pembelajaran jarak jauh (PJJ)



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak amat besar pada sektor ekonomi dan juga sosial, termasuk terhadap anak-anak. Sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang diterapkan pemerintah di masa pandemi Covid-19 telah memberikan dampak positif dan juga negatif kepada para siswa.

Chief Technology Officer (CTO) Populix, Jonathan Benhi, mengatakan, riset Populix mengenai "Economy Bounce Back After the 2nd Curve atau Kebangkitan Ekonomi Setelah Gelombang Kedua" menemukan dampak positif dari kebijakan pembelajaran jarak jauh. Sebanyak 58% responden mengatakan, pembelajaran dengan cara baru ini menjadikan anak-anak dapat beradaptasi dengan berbagai aplikasi pembelajaran online, dan anak-anak menjadi tahu bahwa informasi tidak hanya berasal dari buku saja (57%). "Sementara, dampak negatif dari pembelajaran online adalah anak-anak kesulitan dalam berkonsentrasi (86%) dan kurangnya ketrampilan sosial (73%)," ujar Jonathan, Kamis (30/9/2021).

Jonathan menjelaskan, walaupun terdapat kekhawatiran mengenai dampak jangka panjang pembelajaran daring seperti kesulitan adaptasi, kesehatan mental, dan kualitas pendidikan yang menurun, mayoritas responden merasa percaya diri (20% sangat percaya diri dan 31% yakin) peserta didik kembali belajar di sekolah. "Untuk mendukung proses belajar jarak jauh, sebagian besar responden berpendapat akan perlunya peningkatkan fasilitas teknologi di setiap sekolah dan penyediaan internet gratis di seluruh Indonesia," jelasnya.

Jonathan menambahkan, terlepas dari berbagai dampak negatif pandemi Covid-19, Populix melihat pandemi ini sebagai salah satu faktor yang akhirnya mendorong anak-anak untuk beradaptasi terhadap teknologi. Berdasarkan hasil riset Populix, institusi pendidikan berbasis daring, seperti Ruang Guru menjadi pilihan para orang tua dalam mendukung proses pembelajaran di masa pandemi. "Namun, agar proses belajar mengajar dapat tetap menarik sehingga peserta didik tidak kehilangan konsentrasi, maka tenaga pendidik dituntut untuk lebih inisiatif dan kreatif," pungkasnya. (ym)

Labels: IPTEK

Thanks for reading Survei Populix: Pandemi Mendorong Anak-anak Beradaptasi dengan Teknologi. Please share...!

Back To Top