Kadin Jatim Tawarkan 182 Proyek Strategis ke Investor Arab Saudi

Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, bersama Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Esam A Abid Althagafi saat kunjungan bisnis ke Jawa Timur, Surabaya, Selasa, 12 Oktober 2021



SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Duta Besar (Dubes) Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Esam A Abid Althagafi menyatakan minat Arab Saudi untuk menjalin kerja sama dengan pengusaha di Jawa Timur dalam bidang investasi, perdagangan dan pariwisata. Minat investor Arab Saudi itu disampaikan dalam kunjungan bisnis ke Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, Surabaya, Selasa (12/10/2021). Rombongan Duta Besar Arab Saudi diterima oleh Ketua Umum Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto dan sejumlah pengurus Kadin Jatim.

Esam mengatakan, saat ini Arab Saudi memiliki komitmen untuk memperluas investasi karena Arab Saudi memiliki visi 2030, dimana ekonomi Arab Saudi tidak hanya akan bertumpu pada sektor minyak dan gas. Selain itu, sebagai komitmen terhadap visi 2030, Arab Saudi juga mencanangkan penanaman 40 juta pohon. "Untuk itu kami membuka peluang berinvestasi kepada semua negara di seluruh sektor termasuk investasi, perdagangan dan pariwisata. Indonesia sebagai negara dengan karakteristik agama yang sama memiliki potensi sangat bagus untuk menjalin kerja sama di semua bidang," ujar Esam.

Esam menambahkan, dengan adanya kerja sama ini diharapkan ada peningkatan kinerja baik perdagangan ataupun investasi. Sehingga akan semakin banyak komoditas atau produk dari Saudi Arabia yang bisa ditemukan di Indonesia, begitu juga sebaliknya. "Produk dari Saudi itu tidak hanya kurma tetapi masih banyak komoditas dan produk lainnya. Begitu juga dengan pariwisatanya. Saudi Arabia bukan hanya tempat untuk menunaikan ibadah haji dan umrah. Di sana juga ada destinasi wisata yang lain," tutur Esam.

Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto mengatakan, pengusaha Jatim menyambut baik keinginan tersebut. Apalagi pasar Arab Saudi sangat potensial. "Rencananya ada pengusaha Jatim yang akan membuka semacam laboratorium Mamin di Arab Saudi karena pasar disana bagus dan berstandar internasional. Kami juga menawarkan investasi logistik untuk membuka pasar bagi UMKM Jatim di sana," kata Adik.

Selain menerima tawaran untuk menanamkan investasi dengan membuka laboratorium makanan dan minuman di Arab Saudi, pengusaha Jatim juga menawarkan kepada Arab Saudi untuk juga berinvestasi di berbagai proyek starategis di Jatim yang tertera dalam Perpres nomor 80/2019 terkait percepatan pembangunan ekonomi di Kawasan Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan, Kawasan Bromo-Tengger-Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis Dan Lintas Selatan. "Ada sekitar 182 proyek strategis yang bisa menjadi peluang untuk bisa investasi bagi Arab Saudi, mulai dari infrastruktur, kesehatan, air bersih, migas dan lain sebagainya. Sambutan mereka sangat bagus," kata Adik.

Selain itu, Kadin Jatim juga menawarkan sektor pariwisata, diantaranya Sumenep yang memiliki kadar oksigen terbersih kedua di dunia. "Wisatawan dari Arab ini kebanyakan yang ke Jatim dengan tujuan wisata religi dan Sumenep termasuk salah satu destinasi religi. Disana juga ada destinasi wisata yang cukup unik, yaitu daerah yang memiliki oksigen terbersih kedua di dunia," tambahnya.

Selanjutnya, dari hasil pertemuan tersebut, Kadin Jatim akan membuat resume yang ditargetkan pekan ini selesai dan selanjutnya akan didiskusikan di kantor Kedubes Arab Saudi di Jakarta. "Harapan kami, ada investasi dari Arab Saudi ke sini dan kita juga bisa membuka pasar produk ekspor UMKM di sana seperti makanan dan minuman, garmen atau baju muslim, komoditas agro seperti buah-buahan, jeruk dan mangga serta buah naga. Ini pasarnya sangat bagus karena di Arab Saudi banyak berkumpul warga negara dari seluruh dunia. Pasar sangat luas dan bisa berkembang," ungkap Adik. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Kadin Jatim Tawarkan 182 Proyek Strategis ke Investor Arab Saudi. Please share...!

Back To Top