Program Grab OVO Patriot Dukung Percepatan Digitalisasi Daerah

Grab bersama OVO meluncurkan Program Akselerasi Transaksi Online Pemerintah (Patriot) di kota Surakarta, Kamis, 21 Oktober 2021.Grab bersama OVO meluncurkan Program Akselerasi Transaksi Online Pemerintah (Patriot) di kota Surakarta, Kamis, 21 Oktober 2021



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Grab bersama OVO meluncurkan Program Akselerasi Transaksi Online Pemerintah (Patriot), yakni program jangkar untuk mendukung Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dicanangkan Presiden Joko Widodo dan akselerasi transaksi digital ekosistem terintegrasi. Program yang diluncurkan di kota Surakarta ini melingkupi beberapa inisiatif dari kedua perusahaan yang bertujuan untuk memperluas pemanfaatan teknologi untuk transaksi online, baik dari sektor ritel maupun pemerintah. Grab OVO Patriot berkomitmen mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi daerah melalui tiga elemen besar, yaitu digitalisasi pasar untuk memudahkan pedagang dalam menjalankan usaha, Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETP) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan mendukung Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyampaikan, adanya program Grab OVO Patriot diharapkan dapat membantu para UMKM dalam mengembangkan usahanya. Kolaborasi Grab dan OVO diharapkan dapat meningkatkan jumlah UMKM yang masuk ke platform digital, terutama pedagang pasar tradisional sebagai upaya mendukung target pemerintah mencapai 30 juta UMKM di 2024. Melalui program ini, kami juga memberikan kemudahan bagi para konsumen untuk melakukan transaksi untuk kebutuhan sehari-hari melalui platform digital yang aman," kata Ridzki Kramadibtara dalam peluncuran Grab OVO Patriot di kota Surakarta yang juga disiarkan secara daring, Kamis (21/10/2021).

Ridzki menambahkan, digitalisasi pasar di Solo saat ini terdiri dari empat zona pasar dan UMKM Solo, yaitu Pasar Gede, Pasar Nusukan - Pasar Gilingan, Pasar Jongke - Pasar Kembang, dan Pasar Kliwon. Grab bersama OVO melakukan edukasi dan adopsi platform digital (onboarding) pedagang pasar ke dalam ekosistem digital dan metode pembayaran QRIS. Setelah bergabung dengan ekosistem Grab dan OVO, para pedagang pasar mendapatkan insentif dana bergulir sebagai fasilitas penyelesaian transaksi di hari yang sama.

Selain itu, untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penerimaan negara, OVO telah menyediakan layanan pembayaran online bagi PDAM, PLN, BPJS dan Pajak Bumi dan Bangunan di 109 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. OVO juga telah mendapatkan izin sebagai Lembaga Persepsi Lainnya (LPL) dan saat ini telah mencapai tahap akhir (90%) pengembangan, sebelum resmi diluncurkan bersama Kementerian Keuangan RI.

Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra menambahkan, Surakarta menjadi kota percontohan bagaimana pemerintah daerah memanfaatkan teknologi dalam Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP). Untuk itu OVO telah menjalin kerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dalam menyediakan layanan pembayaran PBB di kota Surakarta. "Ke depannya, dengan dukungan Grab, OVO akan menyediakan layanan pembayaran pajak dan retribusi lainnya yang akan mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penerimaan negara, seperti pajak kendaraan, retribusi pasar, retribusi parkir, Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), pembayaran biaya pembuatan paspor,” kata Karaniya. (ym)

Labels: IPTEK

Thanks for reading Program Grab OVO Patriot Dukung Percepatan Digitalisasi Daerah. Please share...!

Back To Top