Bidik 15.000 Peserta, Idea Rilis Platform Hybrid Learning

Ilustrasi PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA), penyedia pendidikan vokasi bidang hospitality, culinary dan tourism



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA), emiten penyedia pendidikan vokasi bidang hospitality, culinary dan tourism, meluncurkan platform hybrid pendidikan vokasi. Platform yang menargetkan 10.000-15.000 peserta ini memungkinkan proses pelatihan jarak jauh dengan biaya terjangkau.

"Sasaran program platform hybrid ini adalah 3,74 juta lulusan SMA/SMK dan 9 juta karyawan yang dirumahkan karena Covid-19. Oleh karena itu, IDEA optimistis dapat melatih 10.000 – 15.000 peserta dengan platform hybrid sampai akhir 2022," kata Direktur Utama PT Idea Indonesia Akademi Tbk Eko Desriyanto dalam keterangan tertulisnya Senin (8/11/2021).

Dia menjelaskan platform hybrid untuk mengakomodasi tingginya permintaan pelatihan terkait pariwisata IDEA dari berbagai daerah di Indonesia seperti Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Bali, Jawa Timur, Jawa Barat, Jakarta, Sumatera Utara, Riau, dan Sumatera Selatan. Namun banyak yang terkendala saat pelatihan offline, baik karena alasan finansial maupun aturan terkait pandemi. "Hal ini mendorong Idea menyiapkan platform hybrid untuk merepons kebutuhan pelatihan jarak jauh," jelas Eko.

Menurut Eko, permintaan pelatihan hospitality, culinary dan tourism mulai meningkat seiring geliat pariwisata. Masyarakat mulai mempersiapkan diri mendulang potensi ekonomi dengan kembalinya pariwisata Indonesia. Platform hybrid adalah kombinasi belajar online dan praktik offline berbasis industri. Peserta mendapat kesempatan belajar secara langsung di hotel, restoran, bakery shop atau coffee shop terdekat dengan rumah mereka. Mereka dibimbing langsung praktisi industri yang telah sukses di bidangnya. "Program ini dikemas agar setiap lulusannya siap langsung kerja atau berwirausaha," lanjut Eko.

Idea menjalin kerja sama dengan berbagai organisasi atau asosiasi profesi di bidang hospitality, antara lain Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Forum Barista, dan lainnya. Hal ini dalam rangka menyiapkan infrastruktur praktik siswa yang tersebar di seluruh Indonesia. "Sejauh ini 1.500 hotel dan perorangan dalam berbagai asosiasi hospitality di Indonesia menyatakan siap mendukung program hybrid Idea dengan menjadi mentor dan tempat belajar praktik," papar Eko.

Sementara Presiden Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), I Gede Arya Pering Arimbawa menyampaikan dukungannya terhadap plarform hybrid Idea. "Kami sudah menandatangani kerja sama untuk mendukung terobosan platform ini. Ada lebih dari 1.000 GM hotel berbintang di bawah IHGMA siap berkolaborasi menjadi dosen vokasi dalam belajar praktik siswa hybrid Idea," kata dia.

Ketua I Bidang Perhotelan DPP Association of Hospitality Leaders Indonesia (AHLI) Lalu Aswadi Jaya mengatakan AHLI menilai platform hybrid ini sesuai dengan nilai kolaborasi di AHLI. IDEA menerapkan konsep sharing resources dengan menjadikan industri hospitality yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai practical center bagi siswa IDEA. "Ini adalah ide baru yang disruptive untuk dunia pendidikan vokasi Indonesia," kata dia. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Bidik 15.000 Peserta, Idea Rilis Platform Hybrid Learning. Please share...!

Back To Top