Group Astra Ekspansi di Bisnis Baterai Kendaraan Listrik

Petugas bengkel Shop&Drive mengecek kondisi mesin mobil konsumen di Jakarta, Kamis (26/3/2020). Terhitung dari Rabu, 25 Maret 2020 sampai dengan Kamis, 9 April 2020, Shop and Drive yang merupakan ritel otomotif milik PT Astra Otoparts Tbk, akan mengurangi jumlah toko yang beroperasi, sesuai instruksi pemerintah demi mencegah penyebaran Covid- 19



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) berencana mengembangkan produk untuk penunjang kendaraan listrik (electric vehicle/EV) seperti baterai seiring rencana pemerintah mendorong sekor tersebut di Indonesia.

Presiden Direktur AUTO, Hamdhani Dzulkarnaen mengungkapkan, nantinya perseroan akan menyiapkan sejumlah komponen suku cadang kendaraan listrik, antara lain, baterai lithium, inverter dan electro motor. Hanya saja, Hamdani belum dapat merinci lebih lanjut dengan calon mitra yang ditunjuk bekerja sama dengan AUTO. "Namun, kami di kondisi mempersiapkan proses diversifikasi dan inovasi terkait kendaraan elektrifikasi," kata Hamdani, dalam paparan publik virtual, Senin (8/11/2021).

Dia juga optimistis pada akhir tahun 2021 dapat memenuhi target pendapatan 2021 menyusul penghapusan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) dan pelonggaran pembatasan sosial. “Bahkan, selama 2 bulan terakhir, permintaan produk kami meningkat drastis yang berasal dari ritel hingga bussines to bussines (B2B),” jelasnya.

Meningkatnya penjualan komponen otomotif itu, lanjut Hamdani, disumbang oleh bengkel-bengkel resmi milik perseroan, bisnis unit yang berkonsep waralaba komponen otomotif seperti Shop and Drive, Astra Otoservice serta penjualan melalui kanal daring/online. Untuk diketahui, perseroan saat ini telah memiiki 372 jaringan Shop and Drive, 19 Shop and Bike dan 3 Astra Otoservice. Segmen itu, juga termasuk dalam rencana perseroan untuk terus dikembangkan ke depanya pada tahun ini dan tahun depan. Momentum positif tersebut, juga dimanfaatkan perseroan dengan mengeluarkan beberapa produk terbaru selain dari bisnis inti. Dalam paparan, Hamdani menyebutkan tiga produk baru itu yakni masker transparan dan elektrik, face shield, corona finger, UV sterilizer, smart door acces, air purifier dan juga helm sepeda. “Salah satu produk terbaru kami, yakni helm sepeda dipilih sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat atas kesehatan dan lingkungan dengan menggunakan sepeda sebagai kendaraan ramah lingkungan,” ujarnya.

Sementara hingga kuartal III 2021, AUTO berhasil membalikan rugi Rp 242,92 miliar menjadi untung Rp 446,44 miliar. Direktur perseroan Wanny Wijaya menjelaskan, kinerja positif dapat dicapai berkat peningkatan pendapatan pada dua sektor yakni manufaktur dan perdagangan. Pada periode itu, pendapatan bersih mencapai Rp 11,04 triliun, meningkat 27,93% dari sebelumnya Rp 8,63 triliun. Terdiri dari pendapatan pihak ketiga lokal sebanyak Rp 6,63 triliun atau meningkat 22,10% dari sebelumnya Rp 5,43 triliun. Diikuti oleh segmen ekspor yang bertumbuh 11,55% menjadi Rp 957,14 miliar dari Rp 858,04 miliar. (ym)

Labels: Otomotif

Thanks for reading Group Astra Ekspansi di Bisnis Baterai Kendaraan Listrik. Please share...!

Back To Top