Olahraga Tujuh Jam Seminggu Kurangi Risiko Kematian 40%

Ilustrasi Senam Aerobik



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Anggota Dewan Penasihat Nutrisi Indonesia, Rimbawan, mengatakan, siapa pun bisa sehat dan berumur panjang karena melakukan olahraga secara rutin dan makan makanan yang bergizi. “Orang yang melakukan aktivitas fisik aktif minimal selama 7 jam dalam 1 minggu mempunyai risiko 40% lebih rendah mengalami kematian dini dibandingkan mereka yang melakukan aktivitas fisik kurang dari 30 menit seminggu. Banyak sekali penurunan risiko penyakit jika seseorang melakukan sedikitnya 2,5 jam senam aerobik yang sedang secara intensif (moderate-intensity aerobic physical activity) setiap minggu,” tutup Rimbawan.

Rimbawan mengatakan itu dalam acara yang diselenggarakan acara “Nutrition Talk” secara virtual Selasa (9/11/2021).

Senior Director and Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi, perlunya kesadaran tinggi terhadap peran penting dari berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan sehat, serta dukungan lingkungan dan komunitas dalam mencapai kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan.

Andam Dewi mengatakan, untuk membantu mengambil langkah-langkah praktis dalam meningkatkan kesehatan fisik dan mental, berikut ada beberapa tips, pertama, melakukan olahraga minimal 150 menit dan dua kali latihan penguatan otot selama satu minggu, misalnya, 30 menit per hari, lima hari dalam seminggu. Latihan aerobik, seperti jalan cepat, berenang, atau jogging, meningkatkan kondisi kardiovaskular dan juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung, menurunkan tekanan darah, dan membantu dalam pengelolaan berat badan. Aktivitas penguatan otot, seperti angkat besi atau yoga, meningkatkan kekuatan, ukuran, kekuatan, dan daya tahan otot. Otot yang lebih kuat akan membantu menjaga kemampuan tubuh untuk melakukan tugas sehari-hari dan memperlambat laju pengeroposan tulang dan otot yang terkait dengan penuaan.

Ia mengatakan, membuat jadwal latihan untuk memantau perkembangan dengan memanfaatkan alat pelacak kebugaran. “Membuat tujuan kesehatan pribadi, ini bisa berupa tujuan harian, mingguan, atau bulanan tergantung pada frekuensi aktivitas kita, untuk membantu tetap fokus dalam mencapainya,” kata dia.

Kedua, memenuhi kebutuhan nutrisi yang seimbang, filosofi Herbalife Nutrition merekomendasikan untuk mengikuti prinsip 40-30-30 mendapatkan 40% dari asupan kalori harian dari karbohidrat, 30% dari protein, dan 30% dari lemak bermanfaat, bersama dengan jumlah vitamin yang baik, mineral, cairan dan serat.

Menurut Andam, dukung kebutuhan nutrisi dengan suplemen vitamin dan mineral untuk kesehatan multi-level dan pertahanan kekebalan. “Suplemen nutrisi adalah pilihan cepat dan nyaman untuk memastikan mengonsumsi nutrisi diperlukan untuk membantu menjaga keseimbangan fungsi sistem tubuh,” kata dia.

Menurut Andam, hindari makan makanan ringan (ngemil) sembarangan pada makanan berkalori tinggi seperti es krim atau keripik kentang. Pilihan-pilihan ini dapat memberi siapa pun mendorong perasaan senang sementara tetapi juga dapat menyebabkan penambahan berat badan jika dikonsumsi secara berlebihan. “Jika Anda merasa perlu makan di antara waktu makan, pilihlah pilihan bergizi seperti kacang almond, kacang kedelai, atau wortel,” kata dia.

Selanjutnya, makan secara teratur dan jangan melewatkan waktu makan karena hal ini dapat menyebabkan suasana hati dan tingkat energi menurun. “Jika Anda tidak dapat mengkonsumsi makanan tepat waktu karena terbatasnya waktu akibat pekerjaan dan faktor liannya, cobalah makan makanan ringan lebih sering namun secara perlahan. Dengan makan secara perlahan dan relax saat mengkonsumsi makanan, maka Anda cenderung mengkonsumsi makanan lebih sedikit dan dapat menikmati waktu makan,” kata dia. (ym)

Labels: Kesehatan

Thanks for reading Olahraga Tujuh Jam Seminggu Kurangi Risiko Kematian 40%. Please share...!

Back To Top