Rahasia Xendit Songsong Tahun 2022

selama tahun 2021, Xendit mencatatkan 150 juta transaksi pembayaran digital di Indonesia dan Filipina



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Selama tahun 2021, Xendit mencatatkan 150 juta transaksi pembayaran digital di Indonesia dan Filipina. Capaian nilai volume transaksi pun mengalami peningkatan menjadi US$12 miliar di tahun ini. Xendit juga kini telah memiliki lebih dari 3.000 merchants aktif dengan proporsi 90% merchant UKM dan 10% perusahaan.

Dalam paparan yang bertajuk Tren Pembayaran Digital Indonesia 2021, Astri Abyanti, Head of Public Relations & Events Xendit, mengemukakan bahwa metode pembayaran yang paling banyak digunakan adalah e-wallet 40%, virtual account 40%, dan kartu kredit serta QR Code yang masing-masing sebesar 5%. Sementara itu, Pemakaian e-wallet mengalami pertumbuhan signifikan dari tahun ke tahun yang mencapai 300% dari awal tahun 2021. Peningkatan tersebut terjadi terutama pada saat pandemi Covid-19. “Jumlah pengguna e-wallet juga meningkat 2,4x lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata Astri.

Masih dalam paparan yang sama, penggunaan QR Code tercatat juga mengalami kenaikan hingga 7 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan tersebut disokong oleh regulasi pemerintah yang menetapkan Quick Response Indonesian Standard (QRIS).

Kemudian, bagaimana Xendit menghadapi tahun 2022 mendatang? Patricia Muljadi, SME Sales Lead Xendit, mengatakan bahwa di tahun depan pertumbuhan digital di Indonesia akan meningkat signifikan, terutama di sektor UMKM. “Di tahun depan, sektor tersebut akan banyak membutuhkan proteksi yang lebih kuat dan ketat,” ujarnya.

Melihat hal tersebut, perusahaan yang didirkan oleh Moses Lo, Tessa Wijaya, Bo Chen, dan Juan Gonzalez ini akan meningkatkan produk keamanannya seperti memperkuat KYC, membangun mechine learning credit scoring, dan mengoptimalkan fraud guard untuk seluruh produk pembayaran. Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan pelaku bisnis di Indonesia melakukan penjualan digital. Kedua, platform akan meluncurkan produk UMKM sentris yang ditujukan untuk melengkapi mobile platfrom, sehingga dapat menjadi platform yang terintegrasi dan terpadu. Ketiga, meluncurkan layanan modal kerja untuk pengusaha, produk modal usaha low and grow untuk UMKM, dan kartu kredit korporat. “Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan menawarkan solusi pembayaran digital terbaru, sesuai dengan tren yang dibutuhkan oleh konsumen Indonesia,” kata Patricia. (sd)

Labels: IPTEK

Thanks for reading Rahasia Xendit Songsong Tahun 2022. Please share...!

Back To Top