Sinergi Bernilai Tambah Telefast dan Pos Indonesia

PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pos Indonesia (Persero) mengenai pemanfaatan layanan jasa dan potensi bersama untuk menciptakan sinergi yang saling menguntungkan



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pos Indonesia (Persero) mengenai pemanfaatan layanan jasa dan potensi bersama untuk menciptakan sinergi yang saling menguntungkan. Ruang lingkup yang disepakati dalam MoU ini meliputi kerja sama pengelolaan distribusi kiriman, penyediaan akses informasi tarif layanan pengiriman, pengelolaan warehouse fulfilment, optimalisasi jaringan aset dan penambahan titik point layanan, penyediaan armada motor listrik, endorsement dan branding produk, penyediaan layanan customer experience, penyediaan infrastruktur dan advertising, serta kerja sama lainnya.

Jody Hedrian, Pendiri dan Chief Executive Officer Telefast Indonesia mengatakan, sinergi ini akan memberikan nilai tambah yang positif bagi masing-masing pihak. “Sebuah kehormatan bagi kami dapat menjalin kerja sama strategis dengan PT Pos Indonesia," katanya.

Selain itu, mempertimbangkannkonsensus yang menunjukkan pemulihan moderat pada 2022 mendatang, pihaknya optimistis dan hati-hati bahwa bisnis akan semakin maju dan melanjutkan ketahanan yang telah ditunjukkan selama beberapa tahun terakhir.

Senada dengan Jody, Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi menyampaikan, kerja sama ini sejalan dengan transformasi bisnis dan produk yang ada di perusahaan, BUMN ini terus-menerus melakukan perubahan dan pengembangan teknologi informasi. "Kerja sama ini bertujuan untuk turut serta melaksanakan dan menunjang kebijakan dan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, dan di bidang pelayanan jasa pos dan giro bagi masyarakat pada khususnya,” ujar Faizal.

Sebelumnya, pada Kuartal III 2021 Telefast Indonesia mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 0,9% YoY menjadi Rp489,9 miliar, didukung oleh ketahanan segmen produk dan layanan digital di tengah kelemahan kondisi makro yang berkelanjutan. Selain itu, TFAS mengalami peningkatan dalam pengelolaan modal kerja pada 9 bulan pertama tahun 2021, yang dibuktikan dengan arus kas operasional yang meningkat secara signifikan dari Rp5,6 miliar arus keluar pada September 2020 menjadi Rp20,5 miliar arus masuk September 2021. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Sinergi Bernilai Tambah Telefast dan Pos Indonesia. Please share...!

Back To Top