Asetku dan Runcing Foundation Beri Beasiswa Pelajar di NTT, NTB dan Papua

Siswa SMPN 1 Malaka Barat, Belu, Nusa Tenggara Timur, berfoto bersama seusai menerima beasiswa dari Asetku dan Runcing Foundation, beberapa waktu lalu



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Perusahaan fintech peer-to-peer lending (P2P), Asetku bekerja sama dengan Runcing Foundation memberikan bantuan beasiswa untuk anak-anak kurang mampu di Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua. Bantuan diberikan karena berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbudristek), NTT, NTB, dan Papua berkontribusi sebesar 24,7% siswa putus sekolah seluruh Indonesia. Siswa putus sekolah ini meliputi tingkat pendidikan wajib belajar.

Untuk itu, Asetku yang telah berdiri sejak Oktober 2017 berkontribusi membantu 50 anak yang kurang mampu melalui Program Beasiswa NusantaraKu-Kegiatan Amal Terangi Jalan Menuju Sekolah. Asetku bersama Runcing Foundation memberikan fasilitas berupa biaya sekolah, biaya hidup, akomodasi, dan biaya kegiatan sebesar Rp 200 juta untuk siswa kurang mampu. Bantuan itu juga untuk meningkatkan lingkungan hidup dan lingkungan belajar siswa.

“Putus sekolah karena biaya tidak seharusnya menjadi cara hidup anak-anak ini. Duduk dan belajar di ruang kelas yang terang, mendapatkan pengetahuan baru di pulau terpencil adalah harapan kecil mereka, juga harapan kami. Jika jalan ke sekolah terlalu sulit dilalui, mari kita temani mereka menempuh tujuan,” kata Direktur Utama Asetku, Jimmi Adhe Kharisma.

Disebutkan, program yang akan berjalan selama satu tahun itu akan dipantau langsung melalui berbagai kegiatan kunjungan ke sekolah-sekolah yang akan dilakukan oleh Runcing Foundation dan mitra lokal. Program Beasiswa NusantaraKU-Kegiatan Amal Terangi Jalan Menuju Sekolah juga diharapkan dapat menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi membantu anak di Indonesia yang kurang beruntung.

Asetku, ujar Jimmi, berkomitmen untuk tidak hanya memberikan akses kemudahan dalam pelayanan finansial, namun juga turut serta berkontribusi terhadap pendidikan di Indonesia. Asetku juga mengajak para lender untuk dapat berpartisipasi dalam menerangi jalan siswa-siswi untuk ke sekolah dengan cara mengikuti permainan yang interaktif pada aplikasi Asetku. Setelah mereka berhasil menyelesaikan permainan, untuk member platinum dan diamond, Asetku akan mendonasikan dana mencapai Rp 200 juta atas nama para lender sebagai bentuk apresiasi dukungan berkelanjutan mereka. “Selain itu, mereka akan diberikan sertifikat penghargaan. Untuk member lain yang mengikuti program ini akan mendapatkan thank you card dari Asetku,” kata Jimmi.

Asetku juga mengumumkan telah menerima Izin Usaha Perusahaan Penyelenggara Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Izin itu berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor: KEP123/D.05/2021 tertanggal 23 Desember 2021. Status P2P berizin itu akan menjadi validasi bahwa proses operasional yang berjalan di perusahaan akan berasaskan prinsip akuntabilitas dan transparansi dan akan selalu berada di bawah payung aturan OJK. (sd)

Labels: CSR

Thanks for reading Asetku dan Runcing Foundation Beri Beasiswa Pelajar di NTT, NTB dan Papua. Please share...!

Back To Top