Nutrifood Rangkul Peneliti Muda Indonesia Lahirkan Inovasi Pangan Sehat

Nutrifood melalui Nutrifood Research Center (NRC) menggelar program pelatihan dan bimbingan riset bertajuk Nutrifood Research Center (NRC) Fellowship 2022



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Untuk merangkul peneliti muda Indonesia, Nutrifood melalui Nutrifood Research Center (NRC) menggelar program pelatihan dan bimbingan riset bertajuk Nutrifood Research Center (NRC) Fellowship 2022. Program yang ditujukan bagi mahasiswa S1 dan S2 ini bertujuan untuk membekali mereka dengan kemampuan perencanaan dan eksekusi riset yang berkualitas, sekaligus memberikan dana untuk merealisasikan proposal penelitian yang diajukan.

Tema yang diangkat adalah 'Peran Peneliti Muda dalam Membangun Indonesia yang Sehat dan Berkelanjutan', NRC Fellowship 2022 dapat diikuti oleh mahasiswa S1 dan S2 di Indonesia. Program NRC Fellowship 2022 diharapkan dapat melahirkan penelitian terkait inovasi pangan yang rendah gula, garam, dan lemak guna mendukung pola hidup sehat dalam mencegah penyakit tidak menular di Indonesia, termasuk pangan fungsional berbasis nabati (plant-based), sembari tetap mempertimbangkan faktor keberlanjutan.

Bertepatan dengan dibukanya pendaftaran NRC Fellowship 2022 pada awal Januari ini, NRC mengadakan acara NRC Talk. Diadakan secara virtual, acara ini mengundang narasumber antara lain: Antonius Suwanto yang merupakan Guru Besar FMIPA Institut Pertanian Bogor serta tim juri NRC Fellowship 2022, Angelique Dewi selaku Head of Corporate Communication Nutrifood, Felicia Kartawidjaja Putra sebagai Manager Nutrifood Research Center, serta Natasya Teonata, mahasiswa S1 Food Technology Universitas Ciputra Surabaya yang merupakan salah satu Awardee NRC Fellowship 2021.

Felicia menyebutkan, Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan prevalensi penyakit tidak menular cukup tinggi, termasuk di antaranya stroke sebesar 10,9%; diabetes melitus sebesar 8,5%; dan hipertensi sebesar 34,1%. Sementara menurut data WHO, 66% penyebab kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit tidak menular. Penyebab penyakit tidak menular sebagian besar disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, termasuk konsumsi gula, garam dan lemak yang berlebih. "Melalui NRC Fellowship 2022, diharapkan muncul berbagai inovasi produk rendah gula, garam dan lemak yang dapat membantu konsumen untuk mengikuti pola makan yang lebih sehat,” ungkap Felicia.

Sementara itu, Antonius mengatakan, hadirnya program pendampingan dan dukungan dana bagi para peneliti muda Indonesia seperti NRC Fellowship 2022 akan sangat membantu untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian terkait inovasi produk pangan fungsional di Indonesia, serta membangun kerja sama antara akademisi dan industri. "Saya menghargai konsistensi tim Nutrifood Research Center yang selama bertahun-tahun merangkul para peneliti muda Indonesia, khususnya di bidang kesehatan, melalui program NRC Fellowship," ujarnya,

Tahun ini, NRC Fellowship secara spesifik mengangkat salah satu subtopik penelitian terkait inovasi produk berbasis nabati (plant-based) yang memiliki potensi sebagai pangan fungsional. Nutrifood melihat bahwa plant-based food merupakan salah satu tren pangan masa depan di dunia. Program NRC Fellowship 2022 akan dibuka mulai 10 Januari hingga 11 Februari 2022. Pada tahap awal, peserta diharapkan dapat mengirimkan abstrak berisi ide proposal penelitian terkait salah satu dari tiga subtopik berikut, yakni: (1) Inovasi produk rendah gula, garam & lemak (#batasiGGL) untuk mencegah penyakit tidak menular, (2) Inovasi teknologi pangan sebagai strategi menghasilkan produk rendah gula, garam & lemak (#batasiGGL) dan (3) Inovasi produk berbasis nabati (plant-based) dengan potensi sebagai pangan fungsional dan mendukung kelestarian lingkungan.

Peserta yang berhasil lolos seleksi tahap awal akan mendapatkan sesi pelatihan penelitian dari tim NRC, dilanjutkan dengan proses seleksi wawancara dan presentasi di depan para dewan juri. Tim yang berhasil terpilih sebagai awardee NRC Fellowship 2022 akan mendapatkan pendampingan dari tim NRC selama penelitian serta dukungan dana penelitian dengan total senilai ratusan juta rupiah. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Nutrifood Rangkul Peneliti Muda Indonesia Lahirkan Inovasi Pangan Sehat. Please share...!

Back To Top