Sepanjang 2021, Tesla Menjual 900.000 Lebih Mobil Listrik

CEO Tesla Elon Musk berada di samping Tesla Model Y di Hawthorne, California pada 14 Maret 2019



CALIFORNIA (IndonesiaTerkini.com)- Tesla, pada hari Minggu (2/1/2022), mengatakan telah mengirim 308.600 kendaraan listrik pada kuartal keempat 2021, mengalahkan rekor kuartalan sebelumnya serta ekspektasi analis. Produsen mobil tersebut memproduksi total 305.840 kendaraan listrik selama periode yang sama. Pengiriman adalah estimasi yang paling mendekati angka penjualan. Selama 2021, perusahaan yang didirikan Elon Musk ini mengirimkan 936.172 kendaraan, meningkat 87% dibandingkan 2020, ketika perusahaan melaporkan laba tahunan pertamanya berkat pengiriman 499.647 mobil listrik. Pada kuartal ketiga tahun 2021, pengiriman kendaraan mencapai 241.300, atau kuartal terbaik Tesla sebelumnya.

Menurut konsensus analis Wall Street yang disusun oleh FactSet, Tesla diperkirakan menjual sebesar 267.000 unit kendaraan listrik pada kuartal keempat dan 897.000 untuk semua tahun 2021.

Tesla menggabungkan angka pengiriman untuk kendaraan Model S dan X (versi mahal) dan kendaraan Model 3 dan Y (harga lebih rendah). Perusahaan tidak memperinci angka penjualan atau produksi berdasarkan wilayah. Pengiriman sedan Model S dan SUV sayap elang Model X hanya berkontribusi di bawah 3% dari total pengiriman Tesla pada tahun 2021. Sementara, pengiriman Model 3 dan Model Y berjumlah 296.850 pada kuartal IV 2021, dan 911.208 untuk setahun penuh. Tesla membuat kendaraan Model 3 dan Model Y di pabriknya di Shanghai dan di Fremont, California, tetapi hanya memproduksi Model X dan S di Fremont.

Musk telah menyatakan bahwa dia ingin meningkatkan volume penjualan kendaraan Tesla menjadi 20 juta per tahun dalam sembilan tahun ke depan. Dalam mengejar pertumbuhan itu, Tesla siap untuk memulai produksi crossover Model Y di pabrik barunya di Austin, Texas, tahun ini dan membuka pabrik lain di Brandenburg, Jerman, setelah itu. Perusahaan baru-baru ini memindahkan kantor pusatnya ke Texas. CEO mengumumkan rencana tersebut pada bulan Oktober, dan Tesla meresmikannya pada awal Desember. Bulan lalu, Musk menulis di Twitter, di mana ia memiliki sekitar 68,4 juta pengikut, "Giga Texas adalah investasi $ 10 miliar + dari waktu ke waktu, menghasilkan setidaknya 20.000 pekerjaan langsung dan 100.000 pekerjaan tidak langsung."

Menurut keterbukaan publik, Tesla berencana untuk menghabiskan $ 1,6 miliar di Austin, Texas, membangun pabrik, di mana fase pertama sekarang sedang berlangsung. Terlepas dari kemajuan dan ambisi di Texas, Tesla telah menunda rencana untuk memulai produksi besar-besaran Cybertruck-nya hingga 2023. (pr)

Labels: Otomotif

Thanks for reading Sepanjang 2021, Tesla Menjual 900.000 Lebih Mobil Listrik. Please share...!

Back To Top