Bank Neo Commerce Salurkan Kredit ke UMKM Lewat P2P Rupiah Cepat

Penandatanganan kerja sama antara PT Bank Neo Commerce Tbk dengan PT Kredit Utama Fintech Indonesia untuk memperluas pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui produk peer to peer lending Rupiah Cepat, Selasa 22 Maret 2022



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Bank Neo memperluas pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui sistem peer to peer lending (P2P lending). Pembiayaan tersebut disalurkan melalui PT Kredit Utama Fintech Indonesia melalui produk Rupiah Cepat. Penandatanganan antara Bank Neo Commerce Tbk dengan Kredit Utama Fintech dilakukan pada Selasa (22/3/2022) di Jakarta.

Penandatangan kerja sama dilakukan oleh Direktur Utama Bank Neo Commerce Tjandra Gunawan dengan CEO PT Kredit Utama Fintech Indonesia Yolanda Sunaryo, di mana perjanjian kerja sama ini dirangkum dalam akun media sosial Instagram @official_rupiahcepat. Bank Neo Commerce sebagai salah satu pelopor bank digital di Indonesia saat ini berfokus untuk mengembangkan inklusi keuangan di Indonesia dengan bekerja sama dengan berbagai pelaku keuangan. Bank Neo Commerce berkomitmen untuk menyalurkan kredit hingga Rp 100 miliar kepada pelaku UMKM melalui Rupiah Cepat. “Dengan adanya kerja sama antara Bank Neo Commerce dan Rupiah Cepat, tentunya akan mendukung sistem keuangan digital di Indonesia, khususnya untuk pelaku UMKM sehingga aksesnya semakin luas menjangkau masyarakat di seluruh Indonesia. Besar harapan kami, kerjasama ini dapat membantu UMKM untuk tumbuh lebih cepat di masa pandemi ini,” kata Tjandra melalui keterangan, Kamis (24/3/2022).

“Kerja sama ini, tentunya juga menjadi salah satu strategi untuk memperkuat pembiayaan dan berkontribusi bagi dunia keuangan di Indonesia,” imbuh Yolanda.

Sebagai perusahaan P2P lending, Rupiah Cepat telah menyalurkan dana lebih dari Rp 12,8 triliun sejak 2018, dengan jumlah peminjam aktif sekitar 209.000. Target konsumen dari Rupiah Cepat yaitu ratusan juta masyarakat Indonesia yang membutuhkan pinjaman untuk pengeluaran diskresioner mereka namun tidak terlayani oleh lembaga keuangan tradisional karena kurangnya pinjaman data dan inefisiensi lembaga keuangan tradisional. Target Bank Neo adalah memperbesar penyaluran kredit antara lain melalui skema channeling dan bekerja sama dengan Rupiah Cepat untuk dapat semakin luas menyalurkan kredit ke berbagai lapisan masyarakat yang membutuhkan. Gencarnya Bank Neo Commerce menyasar fintech peer to peer (P2P) lending ini juga tidak lepas dari pertumbuhan pembiayaannya yang terus melesat. Menurut data OJK, outstanding pinjaman fintech P2P pada Juni 2021 mencapai Rp 23,38 triliun atau tumbuh 98,8% secara tahunan. Rupiah Cepat adalah aplikasi Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi dengan lebih dari 13 juta peminjam sejak pertama berdiri, berfungsi sebagai platform keuangan untuk masyarakat umum dan UMKM yang memulai perjalanan usaha mereka. Rupiah Cepat memiliki izin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Bank Neo Commerce Salurkan Kredit ke UMKM Lewat P2P Rupiah Cepat. Please share...!

Back To Top