Marmara Boyong 13 Kopi Indonesia Masuki Pasar Turki

Marmara ID, kuda hitam yang baru berlaga memasuki pasar kopi di Turki, memboyong 13 kopi Indonesia ke pameran kopi terbesar di Turki, Coffex ke empat di Halic Conggres Center, Beyoglu, Istanbul Turki, 17-20 Maret 2022. (Foto: istimewa)



ISTAMBUL (IndonesiaTerkini.com)- Sulitnya pasokan kopi Amerika Selatan membuka peluang bagi Indonesia untuk masuk pasar Turki. Indonesia sebagai negara penghasil kopi keempat terbesar seluruh dunia mulai gencar mewarnai pasar Turki dengan kopi Arabika, Robusta dan Liberika dari lima pulau besar di Indonesia. Marmara ID, kuda hitam yang baru berlaga memasuki pasar kopi di Turki, memboyong 13 kopi Indonesia ke pameran kopi terbesar di Turki, Coffex ke empat di Halic Conggres Center, Beyoglu, Istanbul Turki, 17-20 Maret 2022. Serius menggarap pasar Turki, Marmara ID akan segera membuka kantor representasi, toko produk Indonesia juga restoran Indonesia di kawasan Uskudar, Istanbul. Bagi para pemilik usaha yang tertarik untuk bergabung bersama Marmara ID, nantikan segera peluncuran Marmara ID di Istanbul segera.

”Kami melihat Turki sebagai pasar yang sangat potensial. Turki telah terbukti sebagai negara yang perekonomiannya tetap hidup bahkan di masa tersulit selama pandemi. Untuk itulah kami berniat akan terus mendukung UMKM Indonesia yang ingin masuk ke pasar Turki,” cetus Alkiko Yukimasari, selaku pemilik Marmara Id dalam keterangannya, Rabu (23/3/2022).

Sempat diterpa badai salju selama tigahari pertama, Marmara.id, Perusahaan Aggregator Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia ke Pasar Istanbul, Turki memboyong 13 kopi Indonesia ke pasar Turki. Dihadiri lebih dari 10.000 pengunjung dengan rekor penjualan senilai delapan juta USD di tahun 2021, pameran kali ini diharapkan dapat menindaklanjuti pembeli potensial yang telah dikenalkan dengan kenikmatan kopi Indonesia sebelumnya. Indonesia masih memiliki potensi yang demikian besar, karena saat ini baru 3% pasar kopi Turki dikuasai Indonesia. Coffex ke empat kali ini dihadiri juga oleh pelaku industri kopi Turki dan wilayah Eropa, seperti eksporter, pengelola coffee shop, trader, petani, coffee roasters, pengusaha kopi, barista, asosiasi kopi, penikmat kopi, pengamat kopi, wartawan, blogger, termasuk masyarakat umum. (ym)

Labels: Gaya Hidup

Thanks for reading Marmara Boyong 13 Kopi Indonesia Masuki Pasar Turki. Please share...!

Back To Top