Pandemi Mengubah Pola dan Strategi Komunikasi Perusahaan

VP Corcomm PT Pegadaian Basuki Tri Andayani dalam acara 2nd PR Outlook 2022 yang digelar secara virtual, 29 Maret 2022



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Pegadaian terus mengoptimalkan pemanfaatan saluran komunikasi untuk membangun engagement atau keterikatan karyawan, masyarakat maupun pemangku kepentingan lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh VP Corcomm PT Pegadaian, Basuki Tri Andayani yang tampil sebagai salah satu narasumber dalam acara 2nd PR Outlook 2022, yang digelar secara virtual, Selasa (29/3/2022).

Basuki mengatakan, praktisi public relations harus adaptif terhadap lingkungan bisnis yang berubah cepat. Jika di masa pandemi strategi komunikasi perusahaan berubah dari situasi normal ke situasi krisis, maka saat ini strategi komunikasi berubah dari situasi krisis menuju normal. "Masa pandemi Covid-19 di satu sisi menjadi musibah, namun di sisi lain memberikan berkah berupa percepatan komunikasi digital. Selama dua tahun terakhir, masyarakat semakin akrab dengan model komunikasi digital,” kata Basuki, Rabu (30/3/2022).

Ungkapan Basuki tidak berlebihan, hal ini tampak dari pertumbuhan pengguna aplikasi Pegadaian Digital maupun Pegadaian Syariah Digital. Aplikasi yang diluncurkan tahun 2018 tersebut mengalami pertumbuhan pengguna yang sangat menggembirakan. Data menunjukkan pengguna aplikasi tahun 2019 tercatat 2,18 juta, meningkat berturut turut menjadi 3,81 juta pengguna di tahun 2020 dan 5,06 juta pengguna di tahun 2021. Jumlah transaksi digital pun mengalami peningkatan, dari Rp.1,57 triliun di tahun 2019 meningkat menjadi Rp.5,09 triliun di tahun 2020 dan Rp.6,92 triliun di tahun 2021.

Lebih lanjut Basuki mengatakan, perubahan komunikasi perusahaan dari masa pandemi ke endemi akan menjadi hal yang menantang, karena ada kerinduan dari para pemangku kepentingan untuk melakukan aktivitas komunikasi secara konvesional. “Selama pandemi aktivitas rapat, seminar, event korporasi dilakukan secara virtual dengan memanfaatkan teknologi digital. Ke depan tentu kita tidak mungkin menghilangkan sama sekali model komunikasi ini. Maka tantangannya adalah bagaimana mengoptimalkan sarana komunikasi digital yang relatif bersifat mekanis tersebut untuk tetap menyampaikan pesan-pesan yang humanis dan empatis,” kata Basuki.

Sementara itu, CEO dan Founder Iconomics, Bram S Putro mengatakan, insan public relations (PR) telah beradaptasi dengan Covid-19 lebih dari 2 tahun, kondisi ini mengubah banyak pola komunikasi dan engagement PR dengan pemangku kepentingannya. “Berdasarkan pengamatan yang kami lakukan, secara benang merah, strategi komunikasi perusahaan/lembaga sangat mengedepankan inovasi. Perilaku audiens atau stakeholder yang berubah harus diimbangi dengan perubahan pola pengemasan komunikasinya,” kata Bram. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Pandemi Mengubah Pola dan Strategi Komunikasi Perusahaan. Please share...!

Back To Top