Persaingan Ketat, Tarif Internet di Indonesia Termurah ke-12 di Dunia

Selular Congress 2022 sesi diskusi “Kolaborasi dan Efisiensi untuk Mendorong Pemulihan Industri Telekomunikasi” yang digelar secara daring, Rabu, 30 Maret 2022



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Direktur Telekomunikasi Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Aju Widya Sari menuturkan, tarif layanan internet mobile broadband di Indonesia saat ini merupakan salah satu yang terendah, bahkan Indonesia menempati posisi ke-12 termurah dari 230 negara di dunia dan termurah di kawasan Asia Tenggara. Tarif rata-rata layanan data internet di Indonesia untuk paket 1GB sekitar Rp 6.000.

“Memang secara produk, paket-paket yang ditawarkan operator telekomunikasi cukup banyak. Namun, khusus untuk paket yang 1GB sekitar Rp 6.000, tarif ini sangat rendah dibandingkan negara-negara lain. Di sisi lain, produk yang ditawarkan operator cukup banyak. Ini menunjukan betapa ketatnya persaingan dalam industri mobile broadband, sehingga untuk mendapatkan sedikit pendapatan yang naik cukup menantang bagi operator,” kata Aju Widyasari dalam acara Selular Congress 2022, Rabu (30/3/2022).

VP Sales Strategy Telkomsel Adhi Putranto menambahkan, tarif layanan internet mobile broadbandyang termurah ini akan memberi dampak yang kurang baik bagi kelangsungan bisnis telekomunikasi di Indonesia. Sehingga menurutnya perlu ada kebijakan yang bisa membuat industri telekomunikasi lebih sehat. “Dengan kondisi tarif kita yang murah, di-combine dengan kompetisi yang cukup intens di market, dan juga dari customer digital behaviour pelanggan yang lebih lapar terhadap kuota yang besar, ini yang memberikan pressure kepada penyelenggara telekomunikasi, sehingga harga atau rupiah per mega tertekan terus turun. Ini memberikan impact pertumbuhan dari pendapatan tidak sejalan dengan pertumbuhan traffic,” kata Adhi.

Sementara dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) Ian Joseph Matheus Edward menuturkan, dengan semakin ketatnya kompetisi di tengah murahnya harga layanan internet, ia berharap tidak terjadi “perang tarif” berkepanjangan yang bisa menurunkan kualitas layanan kepada pelanggan. Sebaliknya, kolaborasi antar operator, misalnya lewat infrastructure sharing, menurutnya akan membawa benefit ekonomi dalam bentuk penghematan biaya yang nantinya akan memengaruhi harga layanan. “Pelanggan itu tidak memperhatikan komposisi atau konfigurasi infrastruktur jaringan, namun performa keseluruhan infrastruktur jaringan yang akan menentukan user experience. Dengan adanya kolaborasi antar operator, ini akan membawa benefit ekonomi,” kata Ian. (ym)

Labels: IPTEK

Thanks for reading Persaingan Ketat, Tarif Internet di Indonesia Termurah ke-12 di Dunia. Please share...!

Back To Top