Sasa Inti Lepas Ekspor Perdana Bumbu Masak ke Bulgaria

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Bulgaria, Albania dan Makedonia Utara, Iwan Bogananta dan Presiden Direktur PT Rodamas Inti Internasional (perwakilan dari PT Sasa Inti) Hadi Santoso, di acara pelepasan kontainer ekspor perdana high fat desiccated coconut ke Bulgaria, di Cikarang, Jawa Barat, Jumat, 8 April 2022. (Foto: Istimewa)



CIKARANG (IndonesiaTerkini.com)- PT Sasa Inti resmi melakukan ekspor high fat desiccated coconut, bahan masakan yang bisa dijadikan sebagai bumbu rendang ke Bulgaria, di kawasan pabrik pengolahan produk Sasa, Cikarang, Jawa Barat, Jumat (8/4/2022). Pelepasan perdana pengiriman high fat desiccated coconut ke Bulgaria ini diresmikan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Bulgaria, Albania dan Makedonia Utara, Iwan Bogananta dan Presiden Direktur PT Rodamas Inti Internasional (selaku perwakilan dari PT Sasa Inti) Hadi Santoso.

"Momen bersejarah terealisasinya perdagangan business to business antara perusahaan Indonesia dan Bulgaria berupa ekspor high fat desiccated coconut diyakini menjadi bagian dari kebangkitan ekonomi Indonesia pascapandemi," kata Iwan Bogananta.

Iwan menjelaskan, secara keseluruhan dari sudut pandang ekonomi, rata-rata peningkatan volume perdagangan di tiga negara akreditasinya adalah 14,65%. Namun, di era pandemi global yang melanda dunia, volume perdagangan berkontraksi cukup signifikan. Kontraksi terjadi diantaranya disebabkan terhambatnya arus masuk dan keluar barang dan jasa pada masa pandemi, kelesuan ekonomi global pada masa pandemi dengan, kenaikan tarif kargo udara dan laut. Selain itu, kebijakan restriktif yang diadopsi oleh berbagai negara turut mengguncang sektor perdagangan yang sudah terhambat oleh meningkatnya tren proteksionisme selama beberapa tahun terakhir sejak pandemi. "Hari ini, saya dan pak Menteri Lutfi menyaksikan pelepasan perdana kontainer produk high fat desiccated coconut yang kami yakini akan mampu kembali menggairahkan ekspor nasional, dan tidak hanya produk high fat desiccated coconut kedepannya akan memicu produk unggulan ekspor nasional lainnya ke pasar Bulgaria dan negara Eropa lainnya," sebut Iwan.

Sebagaimana diketahui, kata Iwan, market share produk ekspor nasional Indonesia ke Bulgaria, Albania, dan Makedonia Utara masih sangat terbuka untuk dikembangkan. "Sebagai contoh, high fat desicated coconut Indonesia yang akan kita ekspor saat ini cukup diminati di Bulgaria, Selama ini Bulgaria mengimpor produk tersebut dari Sri Lanka," imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi mengatakan, pelepasan kontainer ekspor perdana high fat dessicated coconut Sasa ke Bulgaria ini menjadi suatu kebanggaan karena merupakan bentuk terobosan pelaku usaha Indonesia untuk menembus pasar nontradisional. "Memperkenalkan dessicated coconut ke pasar internasional membutuhkan waktu dan tenaga, tetapi ternyata berhasil dilakukan di Bulgaria. Kami harap perwakilan RI di Bulgaria akan terus membuka pasar Bulgaria bagi produk-produk Indonesia lainnya," kata Mendag Lutfi. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Sasa Inti Lepas Ekspor Perdana Bumbu Masak ke Bulgaria. Please share...!

Back To Top