Strategi Korporasi Membidik Segmen Pengguna Aplikasi Hiburan

vision+ dan Dolby mengumumkan adopsi Dolby Vision dan Dolby Atmos dalam perilisan original series terbaru Vision+, Orkes, yang menampilkan konser khusus dan dokumentasi di balik layar dari Maliq and D'Essentials, salah satu band paling populer di Indonesia



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Vision+ dan Dolby mengumumkan adopsi Dolby Vision dan Dolby Atmos dalam perilisan original series terbaru Vision+, Orkes, yang menampilkan konser khusus dan dokumentasi di balik layar dari Maliq & D'Essentials, salah satu band paling populer di Indonesia. Selain konser, serial ini juga akan mencakup wawancara tertutup eksklusif dengan Maliq and D'Essentials, serta sesi langsung untuk menyenangkan para penggemar dan pecinta musik. Serial ini rencananya akan dirilis pada Mei 2022.

Dalam adopsi ini, akan ada fitur Dolby Vision dan Dolby Atmos di seri musik tersebut. Dolby Vision adalah teknologi imaging canggih yang menggabungkan rentang dinamis tinggi (HDR) dengan gamut warna yang luas. Pembuat film dan kreator menggunakan Dolby Vision untuk membuat hiburan menjadi hidup di Dolby Vision. Tampilan Dolby Vision menghadirkan gambar yang lebih hidup dan nyata, di mana gambar menyala terang dari layar dan memberikan sorot yang penuh pesona.

Pankaj Kedia, Managing Director, Emerging Markets Dolby Laboratories, mengapresiasi kolaborasi bisnis dengan Vision+ dalam menghadirkan pengalaman Dolby Vision dan Dolby Atmos kepada konsumen di Indonesia. “Bulan Mei mendatang, pelanggan premium Vision+ dapat merasakan Orkes yang lebih hidup dengan warna yang sangat cerah berkat Dolby Vision dan suara Dolby Atmos yang imersif, baik di rumah dan saat bepergian dengan perangkat yang mendukung Dolby,” ujar Pankaj.

Dalam meresmikan adopsi Dolby Vision dan Dolby Atmos, Vision+ dan Dolby mengadakan acara penandatanganan pada 14 April 2022. “Ini merupakan langkah besar di mana peran MNC semakin signifikan di dunia digital. Dengan menggandeng salah satu brand terbaik yang ahli di bidang audio dan visual, Dolby, kami berharap masyarakat dengan senang hati menyambut berbagai inovasi baru dari produk-produk kami ke depannya,” ujar Hary Tanoesoedibjo, Executive Chairman MNC Group.

Clarissa Tanoesoedibjo, Managing Director Vision+ mengatakan kemitraan dengan Dolby. Vision+ mengukir sejarah dengan menjadi platform OTT Indonesia pertama yang mengadopsi teknologi Dolby. Mengenai kolaborasi di masa depan, Clarisa menambahkan pihaknya akan terus bekerja sama dengan Dolby sebagai standar global untuk pengembangan dan produksi konten di masa mendatang. Vision+ secara konsisten merilis original series baru setiap bulan dengan berbagai genre. Setelah Orkes – series genre musik debutnya - Vision+ akan terus bereksperimen dengan berbagai genre lain dan mengadakan kerja dengan Dolby (maupun teknologi Dolby) di masa mendatang.

Kombinasi kontras yang lebih tajam, hitam pekat, dan detail bayangan menambah kesan mendalam pada setiap aspek visualnya. Selain itu, palet warna Dolby Vision yang sangat bervariasi menambahkan warna yang nyata dan khas pada rentang kecerahan yang lebih luas. Hal ini membuat warna-warna yang lebih lembut dan netral terlihat sama nyatanya dengan warna-warna yang cerah dan hidup. Di sisi lain, Dolby Atmos yang dibuat untuk bioskop adalah teknologi audio inovatif, dengan suara yang bergerak di sekitar Anda dalam lanskap suara yang imersif. Dolby Atmos memungkinkan pembuat konten untuk menempatkan setiap suara persis di tempat mana saja yang mereka inginkan. Hal ini memberikan pengalaman suara multidimensi yang lebih lengkap untuk hiburan pendengarnya. Dengan kedalaman, kejelasan, dan detail yang lebih dari sebelumnya, membantu seseorang terhubung lebih dalam dengan film favoritnya. (ym)

Labels: IPTEK

Thanks for reading Strategi Korporasi Membidik Segmen Pengguna Aplikasi Hiburan. Please share...!

Back To Top