Argha Karya Prima Industry Bagikan Dividen Rp 49 Per Saham

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI), 23 Juni 2022



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) sepanjang 2021 berhasil membukukan penjualan bersih sebanyak Rp 2,7 triliun. Perseroan juga menetapkan pembagian dividen sebanyak Rp 49 per saham atau total mencapai Rp 30 miliar.

Direktur Argha Karya Prima Industry, Jeyson Pribadi menjelaskan, pembagian dividen tersebut sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Argha Karya Prima Industry yang digelar pada 23 Juni 2022. Dalam rapat tersebut, disepakati 20,29% dari laba bersih pada tahun 2021 akan dibagikan sebagai dividen tunai Rp 49 per saham atah dengan total mencapai Rp 30 miliar. "Sedangkan sebesar Rp 2,5 miliar disisihkan sebagai dana cadangan guna dan sisanya dibukukan sebagai laba ditahan yang akan digunakan untuk menunjang kegiatan perseroan," jelas Jeyson, Jumat (24/6/22).

Untuk diketahui, selama 2021 Argha Karya Prima Industry berhasil mencapai kinerja positif dengan membukukan peningkatan penjualan bersih sebesar 21,08% menjadi Rp 2,7 triliun dari sebelumnya Rp 2,23 triliun. "Capaian itu berhasil melampaui 6,30% dari target awal yang ditentukan oleh perseroan untuk tahun 2021," ujarnya.

Pada tahun yang sama, Jeyson memaparkan, Argha Karya Prima Industry memperoleh penghargaan Primaniyarta 2021 dalam kategori Eksportir Produk Teknologi Tinggi. "Merupakan suatu apresiasi yang luar biasa bagi perseroan yang akan memompa semangat dalam berkarya lebih baik lagi untuk memperkuat nama Indonesia di kancah perdagangan global," kata dia.

Sementara itu, hingga kuartal pertama 2022 emiten pelopor pada industri kemasan fleksibel di Indonesia tersebut berhasil melanjutkan kinerja apik dengan mengantongi untung sebanyak Rp 122,37 miliar atau bertumbuh 95,23% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yaitu Rp 62,68 miliar. Meningkatnya laba Argha Karya Prima Industry sejalan dengan pertumbuhan penjualan sebanyak 31.31% menjadi Rp 839.62 miliar dari sebelumnya Rp 639.40 miliar. Berdasarkan laporan keuangan, terungkap bahwa pertumbuhan bersumber dari meningkatnya penjualan domestik sebesar 16,64% menjadi Rp 484,50 miliar dari sebelumnya Rp 415,38 miliar. Selanjutnya, disusul oleh sektor penjualan ekspor yang juga meningkat 58,25% menjadi Rp 354,50 miliar dari sebelumnya Rp 224,01 miliar.

Kedepannya, Argha Karya Prima Industry optimistis mampu melanjutkan pertumbuhan seiring dengan investasi baru yang dilakukan oleh perseroan berupa proyek BOPP Line 8 yang saat ini telah selesai berproduksi secara komersial di akhir tahun 2021. "Sehingga, perseroan optimistis nilai penjualan akan terus meningkat di tahun-tahun berikutnya serta memberikan skala ekonomis yang lebih kompetitif,” pungkasnya. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Argha Karya Prima Industry Bagikan Dividen Rp 49 Per Saham. Please share...!

Back To Top