Jasuindo Tiga Perkasa Bagi Dividen Tunai Rp 37,7 Miliar

Jajaran manajemen PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk: Direktur Lukito Budiman, Deputi Direktur Michael Christiaan, Direktur Oei, Hendro Susanto dan GM Finance dan Accounting Anna Susanna usai RUPST di Surabaya



SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) memutuskan untuk membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham sebesar Rp 37,7 miliar atau sekitar 41,18% dari laba yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk untuk tahun buku 2021 yang tercatat sebesar Rp 91,5 miliar.

Direktur PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk, Lukito Budiman menyampaikan, rencana pembagian dividen tunai dari laba bersih 2021 senilai Rp 22 per lembar saham itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (29/6/2022). “Selama tahun 2022 JTPE mencatat kinerja positif JTPE sehingga mampu mencatatkan kenaikan penjualan dan laba bersih yang optimal. Laba tahun 2022 kita sisihkan 40% untuk dibagikan sebagai dividen tunai,” kata Lukito.

Selama tahun 2021, Jasuindo Tiga Perkasa mencatatkan penjualan sebesar Rp 1,08 triliun, tumbuh 9,94% dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 978,63 miliar. Adapun laba pada tahun 2021 sebesar Rp 91,52 miliar, naik 27,09% jika dibandingkan dengan laba tahun sebelumnya sebanyak Rp72,01 miliar. Selain pembagian dividen, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) juga disetujui rencana perseroan untuk melakukan perubahan atau pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:4 yang selanjutnya akan menunggu persetujuan dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk efektifnya.

“Pemecahan nilai nominal saham dari sebelumnya Rp 20 per saham menjadi Rp 5 per saham,” terang Lukito.

Lukito menjelaskan, pemulihan ekonomi di tahun 2022 berhasil mendorong kinerja Jasuindo Tiga Perkasa, di mana di kuartal I tahun 2022 penjualan tercatat sebesar Rp 167 miliar, naik 53% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp 108,92 miliar. Dengan capaian tersebut, Jasuindo Tiga Perkasa optimistis target penjualan hingga akhir tahun 2022 bisa meningkat hingga 12%, yaitu sebesar Rp 1,2 triliun. Sementara capaian di tahun 2021 ada di angka Rp 1,1 triliun. "Banyak indikator yang mendorong peningkatan penjualan kami di tahun pemulihan ekonomi ini. Dari empat produk usaha kami, seluruhnya mengalami peningkatan," beber Lukito.

Empat produk usaha Jasuindo Tiga Perkasa tersebut adalah kartu pembayaran, perlindungan merek, percetakan komersial dan kartu identitas. Adapun produk pembayaran antara lain adalah cek, kartu perbankan dan sejenisnya. Kemudian perlindungan merek mulai dari hologram, lebel khusus untuk produk farmasi dan lainnya. Sedangkan percetakan komersial bisa game card, e-toll, dan lainnya, serta untuk kartu identitas seperti e-KTP, paspor dan sejenisnya.

"Khusus untuk paspor permintaan kami mengalami peningkatan berlipat-lipat hingga lebih dari 100 persen. Hal ini tak lepas dari mulai aktifnya kegiatan bepergian ke berbagai negara. Dan tidak hanya dari Indonesia, permintaan dari pasar luar negeri juga meningkat," jelas Lukito.

Untuk produk security card dari Jasuindo Tiga Perkasa, saat ini juga sudah ekspor ke beberapa negara di Asia, Afrika, Amerika Latin hingga Eropa. Permintaan ekspor juga mengalami peningkatan. Untuk laba, Jasuindo Tiga Perkasa tahun ini menargetkan tumbuh 10%. Adapun sampai kuartal I tahun 2022, laba bersih JTPE tercatat Rp 13,1 miliar, naik signifikan 76,9% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 7,4 miliar.

"Kami telah menyiapkan beberapa langkah untuk mencapai target laba 10% tersebut. Di antaranya dengan mengembalikan segmen yang sebelumnya terdampak pandemi untuk kembali kami layani," tambah Direktur Sales I Jasuindo Tiga Perkasa, Oei Hendro Susanto.

Segmen tersebut antara lain perhotelan dan tempat wisata. Saat ini segmen ini sudah mulai pulih, sehingga bisa kembali menjadi pasar yang memberi kontribusi positif bagi Jasuindo Tiga perkasa. Kemudian juga dengan mengembangkan security printing yang bisa digabungkan dengan IT Solution untuk memenuhi kebutuhan industri manufaktur, transportasi dan kesehatan.

"Mengembangkan inovasi produk sesuai kebutuhan para customer seperti RFID dan brand protection yang dapat digunakan untuk berbagai industri. Serta digital signature untuk memberikan tandatangan yang legal bagi dokumen digital dalam rangka memberikan keamanan dokumen yang sah dan ber-legimate," pungkas Hendro. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Jasuindo Tiga Perkasa Bagi Dividen Tunai Rp 37,7 Miliar. Please share...!

Back To Top