Kerja Sama Penyimpanan Dana Margin, KBI Gandeng MNC Bank

Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Fajar Wibhiyadi bersama Presiden Direktur MNC Bank Mahdan, di acara penandatanganan kerja sama antara KBI dengan MNC Bank, 9 Juni 2022



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Bank MNC Internasional Tbk atau (MNC Bank/BABP) dipercaya menjadi bank penyimpanan dana dan pembayaran atas penyelesaian transaksi di PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) dan anggotanya. Melalui kerja sama ini, MNC Bank akan menjadi salah satu bank penyimpan dana margin.

Direktur Utama KBI, Fajar Wibhiyadi mengatakan, kerja sama dengan MNC Bank ini menjadi bagian sinergitas antar pemangku kepentingan dalam upaya mengembangkan industri perdagangan berjangka komoditi di Indonesia. "Harapan kami, kedepan MNC Bank dapat memberikan layanan yang prima khususnya terkait penyimpanan dana margin yang dimiliki pada investor di perdagangan berjangka komoditi. Kami sebagai lembaga kliring memastikan kepada para investor bahwa dana tersebut aman," jelasnya, Jumat (10/6/2022).

Masuknya Bank MNC sebagai bank penyimpan dana margin ini, juga telah melewati berbagai proses penilaiaan yang ada di KBI, yang tentunya berdasarkan prinsip kehati-hatian serta tata kelola korporasi. Terkait peran MNC Bank sebagai Bank Penyimpan Dana dan Pembayaran atas Penyelesaian Transaksi, Bank MNC sudah mendapat izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) pada April lalu dan mendapatkan rekomendasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2021.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur MNC Bank Mahdan mengatakan, kerja sama ini sangat strategis bagi MNC Bank karena sebagai bank penyimpan dana margin, MNC Bank dapat menampung dana-dana yang berputar di bursa berjangka dan meningkatkan partisipasi. Untuk diketahui, pada tahun 2021, Dana Pihak Ketiga (DPK) MNC Bank meningkat sebesar 22,1% (yoy) menjadi Rp 11,24 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 9,21 triliun di tahun 2020. Pencapaian tersebut adalah wujud meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada MNC Bank. Dalam perdagangan berjangka komoditi, KBI berperan sebagai lembaga kliring penjaminan dan penyelesaian transaksi di Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Futures Exchange (JFX). Sebagai penjaminan dan penyelesaian transaksi, KBI berperan memastikan semua transaksi yang ada telah dilakukan sesuai dengan regulasi yang ada. Saat ini, KBI memiliki 72 anggota yang terdiri dari pialang dan pedagang komoditas berjangka.

Terkait transaksi di Bursa Berjangka Jakarta, dalam catatan KBI sepanjang tahun 2021 tercatat volume transaksi sebesar 9.555.097,0 Lot, terdiri dari 2.012.529,0 Lot Transaksi Multilateral serta 7.542.568 Lot untuk Sistem Perdagangan Alternatif (SPA). Transaksi ini mengalami pertumbuhan dibandingkan tahun 2020 dengan volume transaksi mencapai 9.446.122,4 Lot, terdiri dari 1.678.267 Lot Transaksi Multilateral serta 7.767.855,4 Lot untuk Sistem Perdagangan Alternatif (SPA). (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Kerja Sama Penyimpanan Dana Margin, KBI Gandeng MNC Bank. Please share...!

Back To Top