Membangun Kecintaan LEGO® Selama 90 Tahun

(Ki-Ka) Silviyanti Dwi Aryati, Asst. Marcomm and Relation General Manager Central Park and Neo Soho Mall, Pauline Filliani, Center Director Central Park and Neo Soho Mall, Ie Tjung - General Manager PT MAP Aktif Adiperkasa, Grace Samson - General Marketing Manager PT MAP Aktif Adiperkasa

 

JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Sembilan puluh tahun yang lalu, seorang tukang kayu dari Denmark membuat mainan kayu kecil pada workshop-nya di Billund, Denmark. Koleksi pertama yang dibuatnya mencakup 36 item termasuk mobil, pesawat terbang, dan yoyo; dibuat untuk membuat anak-anak setempat belajar tentang dunia.

Apa yang tidak diketahui sang tukang kayu, Ole Kirk Kristiansen, pada tahun 1932 adalah LEGO Group akan menjadi salah satu perusahaan mainan terbesar di dunia dan menginspirasi jutaan anak untuk bermain setiap tahun.

Dua puluh enam tahun setelah Ole membuat mainan kayu pertamanya, putranya Godtfred mematenkan LEGO® bricks, mainan yang memberikan peluang tanpa batas dalam berkreasi. Saat itu LEGO® bricks juga mematenkan interlocking tube system, atau sistem yang menyambungkan antara satu kepingan LEGO dengan yang lainnya. Sejak itu, LEGO brick terus menyibukkan anak kecil. Yang awalnya hanya tersedia dengan bricks warna primer, sekarang LEGO memiliki lebih dari 18,000 produk, mendapatkan perlakuan Hollywood melalui THE LEGO MOVIE™, membantu anak-anak belajar mengenai robotika dan pengkodean melalui LEGO® MINDSTORMS®, dan memberikan inspirasi dengan petualangan digital yang menyenangkan dari 1800 video game LEGO.

Sejalannya waktu, minat Ole dalam membuat mainan yang seru dan berkualitas tinggi bertahan sebagai peninggalannya. Nama “LEGO” berasal dari dua kata Denmark “Leg Godt” yang artinya “Bermain dengan Baik”. Penelitian baru dari LEGO Play Well Study menunjukkan bahwa bermain tidak hanya menyenangkan, tetapi juga merupakan bagian penting dari perkembangan masa kanak-kanak.

Power of Play

Dalam pengembangan LEGO Play Well Study 2022, LEGO melakukan survei terhadap lebih dari 55.000 orang tua dan anak-anak di 30 negara dan menemukan bahwa hampir semua orang tua berpikir bahwa anak-anak memperkuat kreativitas mereka (93%), komunikasi (92%), keterampilan memecahkan masalah (92% ), dan kepercayaan diri (91%) saat mereka bermain.

Ketika anak-anak bermain, aktivitas ini dapat membantu mereka dalam berkembang di dunia yang berjalan dengan cepat.

Bermain bukan hanya diperuntukkan untuk anak-anak, namun juga untuk seluruh anggota keluarga. Menurut 95% dari orang tua, bermain bersama dapat membuat keluarga lebih bahagia. membangun ikatan yang lebih hangat dan meningkatkan keharmonisan mereka. Lebih dari 4 dari 5 orang tua (85%) menyebutkan LEGO secara spesifik, mereka mengatakan keluarga mereka lebih bahagia saat bermain dengan LEGO bricks.

Nilai-nilai keluarga selalu menjadi dasar dari LEGO Group, dan hingga saat ini LEGO masih dimiliki oleh keluarga Ole.

"Saat kakek-ku membangun perusahaan 90 tahun lalu, dia hanya memiliki workshop kecil. Tetapi dia memiliki ambisi yang besar untuk memastikan semua anak-anak dapat merasakan manfaat dari bermain," ucap Thomas Kirk Kristiansen, Ketua dari LEGO Group.

"Baik itu tahun 1932, 2022, atau peringatan 100 tahun kami di tahun 2032, kita akan terus berusaha melanjutkan warisan ini dengan membantu seluruh keluarga, dimanapun mereka berada, untuk bermain dengan baik," tutupnya. (dri)

Labels: Gaya Hidup

Thanks for reading Membangun Kecintaan LEGO® Selama 90 Tahun. Please share...!

Back To Top