Nilai Pasar Industri Halal Diprediksi Terus Meningkat

Indonesia Halal Training dan Education Center (IHATEC) memperkenalkan IHATEC Marketing Research untuk membantu perusahaan mendapatkan data-data potensi pasar maupun perilaku pasar halal melalui riset, 23 Juni 2022



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Indonesia memiliki potensi besar dalam industri halal karena dikenal sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Sebanyak 229 juta penduduk Indonesia adalah muslim atau mencakup 87,2% dari total sekitar 270 juta penduduk. Data State of Global Islamic Economy Report 2020/2021 menyebutkan, estimasi pertumbuhan sektor halal 2023 akan terus bertumbuh. Untuk produk pangan akan tumbuh sekitar 43%, obat sekitar 51%, kosmetik sekitar 48%, fesyen 34%, dan travel sekitar 55%.

Director of IHATEC (Indonesia Halal Training and Education Center) Evrin Lutfika, mengungkapkan, potensi pasar industri halal di Indonesia diperkirakan akan terus meningkat. Hal ini, merupakan peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pangsa pasar. "Melihat perkembangan pasar halal ke depan, kami menghadirkan IHATEC Marketing Research untuk membantu perusahaan mendapatkan data-data potensi pasar maupun perilaku pasar industri halal melalui riset," kata Evrin, Jumat (24/6/2022).

Evrin menjelaskan, divisi ini merupakan perusahaan marketing research di bidang halal yang pertama di Indonesia yang akan menyediakan data dan pengembangan informasi mengenai market halal di Indonesia. "Melalui divisi ini, IHATEC akan merilis hasil riset Top Halal Index setiap tahun sebagai barometer performance merek halal yang diukur oleh responden dari kalangan milenial Indonesia,” jelasnya.

Hasil riset ini, lanjutnya, diharapkan dapat mendorong logo halal sebagai penguat brand serta memberikan nilai tambah dan daya saing produk. "Selain itu, kebutuhan informasi tentang potensi pasar dan perilaku pasar terhadap produk halal juga akan terpenuhi. Sehingga perusahaan bisa mendapatkan insight dan rekomendasi, sementara pemerintah mendapatkan startegi baru dalam membangun ekosistem halal," tandasnya.

Sementara itu, Staf Khusus Wakil Presiden (Wapres) Bidang Ekonomi dan Keuangan Dr Ir Lukmanul Hakim MSi melihat langkah baru IHATEC dinilai dapat membantu pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sebagai pusat produsen halal dunia, khususnya dalam bentuk penyediaan informasi dan data berkaitan dengan perkembangan industri halal di Indonesia. "Wakil Presiden meluncurkan program sinergitas menuju Indonesia sebagai pusat halal dunia melalui global halal hub. Ini merupakan kegiatan sinergi untuk semua komponen dalam eksositem halal, sehingga diharapkan dapat mendorong UMKM Indonesia menuju pasar global,” ungkap Lukmanul.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama, Dr Muhammad Aqil Irham MSi, IHATEC sudah melakukan peran dalam berbagai pelatihan, seminar, konsultasi, dan edukasi kepada produsen maupun konsumen. "Kini, saatnya IHATEC masuk ke dunia riset yang berfokus di sektor industri halal. Ini menjadi poin lebih IHATEC, karena belum banyak lembaga riset industri halal yang tumbuh di Indonesia. IHATEC Marketing Research, kami harap dapat menjadi tambahan rujukan bagi para praktisi halal di Indonesia,” terang Aqil. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Nilai Pasar Industri Halal Diprediksi Terus Meningkat. Please share...!

Back To Top