Pemberdayaan UMKM Perempuan Dorong Daya Saing dan Ekspor

Visa mengumumkan kelanjutan kampanye #IbuBerbagiBijak, program literasi keuangan yang dimulai pada tahun 2017 di Jakarta Kamis 23 Juni 2022



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Visa, pemimpin pembayaran digital bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparakraf), Kementerian Koperasi dan UKM, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Pemerintah daerah (Pemda) Bali memberdayakan UMKM perempuan dalam rangka mendorong daya saing dan ekspor pascapandemi. Hal ini diwujudkan dalam program literasi keuangan kampanye #IbuBerbagiBijak, yang bertujuan memberdayakan pelaku usaha perempuan memiliki keterampilan manajemen keuangan lebih baik guna mendukung bisnisnya.

Pada tahun ini, program akan berlangsung di Bali menghadirkan rangkaian hybrid workshop manajemen keuangan dan usaha kecil untuk 500 pelaku UMKM perempuan di Badung dan Denpasar, sekaligus memberikan kesempatan mereka mengakses pasar lebih luas.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, mengatakan, masalah pelatihan, perizinan, pemasaran, dan pembukuan keuangan yang baik menjadi salah satu tantangan bagi UMKM. "Perlu kita tingkatkan kemampuan sumber daya manusia, khususnya literasi keuangan atau financial literacy," kata dia saat memberikan keterangan pers secara virtual Kamis (23/6/2022).

Sandiaga mengapresiasi program literasi keuangan dan inkubasi bisnis UMKM #IbuBerbagiBijak Bali 2022, karena akan memberikan inspirasi kepada pelaku UMKM perempuan. "UMKM bersama-sama dengan pemerintah, melakukan sinergi, dan kolaborasi mendukung ketahanan ekonomi masyarakat,” kata dia.

Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman mengatakan Visa konsisten menjalankan program literasi keuangan untuk menjangkau pelaku UMKM perempuan sebagai tulang punggung perekonomian di Bali dan memperluas pengetahuan mereka dalam mendukung pemulihan ekonomi. "Melalui program ini, Visa memberdayakan dan membekali perempuan pelaku UKM dengan keterampilan dan sarana manajemen keuangan dan bisnis agar dapat bertahan dalam jangka panjang, sekaligus membuka pintu mereka mengembangkan penjualan," kata Riko.

Tujuan ini kata Riko sejalan dengan fokus pemerintah tahun ini untuk mengoptimalkan momentum Presidensi G-20 Indonesia untuk mendorong peran strategis perempuan dalam pertumbuhan UMKM di Indonesia dan membantu mereka go global. Program ini memberdayakan pelaku UMKM perempuan untuk lebih berorientasi ekspor, serta membantu mereka mengembangkan bisnisnya ke luar wilayah. Rangkaian workshop, dilanjutkan dengan hybrid expo dan sesi business matching, yang melibatkan praktisi dan akademisi, serta figur publik seperti Andy F. Noya, dan sejumlah mitra potensial, termasuk bisnis lokal yang mapan, seperti Titipku dan Bhinneka.

Asisten Deputi Pembiayaan dan Investasi UKM Kemenkop UKM Temmy Satya Permana mengatakan, program #IbuBerbagiBijak diharapkan dapat membantu meningkatkan peran perempuan dalam pengembangan UMKM, dan mewujudkan pertumbuhan inklusif, selaras dengan semangat G-20 untuk pulih bersama dan lebih kuat pascapandemi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali I Wayan Jarta mengatakan, pandemi Covid-19 telah berdampak negatif pada seluruh aspek kehidupan masyarakat Bali, termasuk UMKM, khususnya milik perempuan. Mereka perlu cerdas finansial dan teknologi, berkolaborasi dengan pemangku kepentingan melalui business matching, dan go global untuk peluang pasar yang lebih luas. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Pemberdayaan UMKM Perempuan Dorong Daya Saing dan Ekspor. Please share...!

Back To Top