Biogreen Science Adaptif Merespon Digitalisasi Ekonomi

Bambang Soesatyo, Ketua MPR dan Penasehat Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) dalam pembukaan APLI Exhibition 2022



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Biogreen Science sebagai salah satu anggota Asosiasi Penjual Langsung Indonesia (APLI), terus berusaha adaptif dalam merespons digitalisasi ekonomi. Dengan ini maka akan bisa tetap eksis meski Indonesia dihantam pandemi selama 2 tahun terakhir. Eksistensi itu ditunjukkan Biogreen dengan ambil bagian dalam acara perayaan ulang tahun ke-38 APLI yang bertajuk APLI Exhibition di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, pada 24 -26 Juli 2022 tersebut. Biogreen Science membawa misi menyajikan solusi bagi mereka yang terdampak secara finansial akibat pandemi.

“Ketika era distrupsi teknologi dan berkembangnya paradigma digitalisasi ekonomi menyebabkan banyak sektor bisnis yang terdampak, sektor industri penjualan langsung ternyata masih tetap eksis dan sangat efektif dengan memanfaatkan teknologi informasi,” ujar Bambang Soesatyo, Ketua MPR dan Penasehat Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) dalam pembukaan APLI Exhibition 2022.

Adaptasi Biogreen Science dalam merespons pergeseran tren ekonomi bisa dilihat dari berbagai pemanfaatan teknologi digital dalam berbagai hal, mulai dari online class untuk pembekalan seller, seminar digital marketing, hingga sistem pengembangan diri secara online melalui Biogreen e-Learning Academy (BeLA). Bisnis penjualan langsung yang dijalani Biogreen Science juga dinilai fleksibel dan bisa memberikan peluang yang sangat besar bagi banyak orang, termasuk mereka yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi. Memberikan beragam pilihan produk kesehatan dan kecantikan, Biogreen Science menjadi salah satu alternatif sumber penghasilan yang menjanjikan seiring dengan meningkatnya kesadaran penduduk Indonesia akan pentingnya kesehatan.

“Bisnis penjualan langsung punya fleksibilitas yang bisa menjangkau dan dijalankan oleh banyak kalangan dan kelompok profesi, bahkan oleh ibu-ibu rumah tangga, mahasiswa dan pelajar. Industri direct selling juga memiliki kemampuan menampung ribuan pelaku usaha, termasuk para korban PHK yang terus meningkat cukup signifikan sebagai dampak dari pandemi,” ujar Bambang Soesatyo.

Banyaknya manfaat yang diberikan oleh industri direct selling membuat Biogreen Science berharap bisa terus memberikan informasi dan solusi bagi mereka yang mengidamkan kebebasan finansial dengan memberikan peluang melalu jalur penjualan langsung. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Biogreen Science Adaptif Merespon Digitalisasi Ekonomi. Please share...!

Back To Top