BRI Multifinance Rilis Obligasi Rp 700 Miliar untuk Ekspansi

PT BRI Multifinance Indonesia (Perseroan) berencana melakukan penawaran umum Obligasi I BRI Finance



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT BRI Multifinance Indonesia (Perseroan) atau BRI Finance berencana melakukan penawaran umum Obligasi I BRI Finance Tahun 2022 senilai Rp 700 miliar. Dana obligasi berperingkat idAA (double A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) ini untuk ekspansi bisnis perusahaan.

"Dana hasil penawaran umum obligasi digunakan untuk ekspansi berupa pemberian fasilitas pembiayaan kepada calon-calon debitur," kata Direktur Utama PT BRI Multifinance Indonesia Azizatun Azhimah, Selasa (19/7/2022).

Azizatun mengatakan penerbitan obligasi ini merupakan salah satu strategi perusahaan menyeimbangkan komposisi long term dan short term funding guna mendukung perusahaan shifting fokus ke pembiayaan multiguna (konsumer) yang memiliki karakteristik tenor panjang dan suku bunga tetap. BRI Multinance menargetkan menjadi leading multifinance dengan total aset di atas Rp 10 triliun pada 2024. Penunjukkan BRI Multifinance sebagai single gateway autoloan dari BRI Group memberikan akses pada 12 juta nasabah UMKM sekaligus peluang memanfaatkan jaringan kerja BRI di seluruh Indonesia. "Dengan keunggulan ini, kami optimitis dapat mencatatkan pertumbuhan aset dan mengembangkan bisnis pembiayaan multiguna (konsumer),” kata dia.

Sejumlah transformasi bisnis dilakukan BRI Multifinance pada 2022 ini, di antaranya perluasan jaringan melalui implementasi branchless financing serta pembentukan ekosistem digital otomotif melalui pengembangan aplikasi MyBrif, implementasi fast track approval, kerja sama market place dan pengembangan payment gateway. Hingga Mei 2022, total piutang pembiayaan BRI Multifinance mencapai Rp 5,65 triliun naik 18,00% dari Desember 2021 dengan komposisi pembiayaan multiguna 68% dari total portofolio. Sementara rasio non performing financing (NPF) net tercatat 0,16% pada Mei 2022. Sementara total aset 2021 BRI Multifinance naik 29,56% dari tahun 2020 sebesar Rp 4,05 triliun dan terus meningkat mencapai Rp 6,34 triliun pada Mei 2022. "Kontribusi terbesar peningkatan aset berasal dari piutang pembiayaan konsumen dan kenaikan pada aset sewa operasi,” tambah Azizatun.

Azizatun mengungkapkan, hingga Mei 2022, BRI Multinance membukukan pendapatan Rp 327 miliar. Ini lebih dari setengah pencapaian pada 2021 dan meningkat 48,25% dari periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp 220 miliar. Laba bersih BRI Multifinance mencapai Rp 25 miliar pada Mei 2022 atau naik 126,41% dari periode yang sama sebelumnya Rp 11 miliar. "Pencapaian ini sejalan dengan peningkatan signifikan pada pendapatan, sementara beban relatif dapat terjaga," tutup Azizatun.

Obligasi bertenor 3 tahun ini akan ditawarkan pada 2-4 Agustus 2022. Adapun masa penawaran awal pada 18-25 Juli 2022 dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Agustus. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan menerbitkan pernyataan efektif pada 29 Juli 2022. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT BCA Sekuritas. Adapun PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai wali amanat. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading BRI Multifinance Rilis Obligasi Rp 700 Miliar untuk Ekspansi. Please share...!

Back To Top