Pengguna Aplikasi iKas RUN System Naik 25 Kali Lipat

Run System dan Metranet di awal bulan November ini menggelar Go-Live Ceremony untuk proyek implementasi modul "ERP-RUN System" untuk PT Amarta Karya (Persero)(AMKA) yang diselenggarakan secara hybrid di kantor pusat AMKA di Plaza Summarecon Bekasi



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- RUN System sebagai collaboration productivity platform berkomitmen membantu digitalisasi proses bisnis, serta meningkatkan kapasitas dan kapabilitas usaha melalui solusi bisnis yang disediakan, yaitu iKAS.

Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia memberikan tantangan baru bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Mayoritas UMKM atau sebesar 82,9% mengalami dampak negatif akibat pandemi, dan hanya 5,9% dari pelaku UMKM yang justru mengalami dampak positif. Berbagai upaya telah dilakukan oleh UMKM agar dapat bertahan, salah satunya melalui percepatan peralihan UMKM menuju digitalisasi.

Aplikasi iKas adalah aplikasi produktivitas untuk usaha mikro yang dikembangkan oleh RUN System. Aplikasi ini dapat membenahi tata kelola usaha melalui fitur yang mendukung aktivitas penjualan seperti Point of Sales (PoS), aktivitas pencatatan biaya dan persediaan dalam rangka meningkatkan akuntabilitas usaha mikro. Untuk membantu pendapatan usaha mikro kecil, iKAS memiliki layanan seperti fitur Payment Point Online Banking (PPOB). Selain kedua layanan tersebut, RUN System juga memperluas layanan di bidang logistik melalui POSAja! Agen dengan menggandeng POSFIN yang merupakan anak usaha PT Pos Indonesia. Ke depannya, layanan yang disediakan RUN System akan terus berkembang melalui kolaborasi dengan berbagai penyedia layanan.

Solusi bisnis RUN System disambut baik oleh pelaku UMKM. Pada tahun 2021, pengguna iKAS sebesar 278 dan meningkat 25 kali atau sebesar lebih dari 2.000 % pada tahun 2022 (ytd) menjadi lebih dari 7.000 pengguna. Sementara, jumlah usaha mikro di Indonesia yang mencapai 63,5 juta (data Kementerian Koperasi dan UKM) memberikan bukti bahwa potensi bisnis iKAS sangat terbuka lebar.

Aplikasi iKAS tidak hanya dipercaya UMKM, melainkan juga dipercaya oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Usaha di desa, serta perseorangan/individu. Pada tahun 2021, pengguna iKAS terbatas di wilayah Banten, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun, pada tahun 2022 iKAS telah memperluas jangkauan wilayah hingga ke Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan akan terus melebarkan sayap hingga ke seluruh Indonesia dan Luar Negeri.

Solusi bisnis yang disediakan RUN System melalui iKAS, tentunya dapat mendorong digitalisasi proses bisnis serta mendorong pemberdayaan, pembinaan dan pengembangan potensi bisnis UMKM dan BUMDes. Terlebih, dari data Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa PDTT, mayoritas penduduk Indonesia memiliki alamat tinggal desa, yakni mencapai 70.51% dari total penduduk. Dengan demikian, penetrasi ke usaha mikro dan desa dapat membantu menstimulasi pertumbuhan ekonomi nasional serta memiliki kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) Nasional. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Pengguna Aplikasi iKas RUN System Naik 25 Kali Lipat. Please share...!

Back To Top