Tak Bagi Dividen, Selis Genjot Penjualan Kendaraan Listrik

Emiten produsen kendaraan listrik dengan merk dagang Selis, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk atau GAS, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik di SELIS Center Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat 22 Juli 2022



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Emiten produsen kendaraan listrik dengan merk dagang Selis PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (Selis) atau GAS tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2021. Emiten saham berkode SLIS ini akan menggenjot penjualan.

"Pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun 2021 sebagai laba ditahan sebesar Rp 24,945 miliar guna memperkuat modal. Nilai ini sebesar 98,8% dari total laba bersih di 2021 sebesar Rp 25,25 miliar. Sementara sisanya untuk dana cadangan," kata Direktur Utama PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (Selis) atau GAS di sela paparan publik perseroan di Jakarta Jumat (23/7/2022).

Dalam dalam keteranganya Sabtu (23/7/2022) disebutkan pada RUPST 2020, Selis membagikan dividen sebesar Rp 1,5 miliar atas laba bersih 2019 senilai Rp 29,52 miliar, setelah Selis melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Oktober 2019. Sepanjang 2021 di tengah tekanan pandemi Covid-19 yang menurunkan daya beli masyarakat, Selis masih mampu meraih laba bersih Rp 25,25 miliar, turun 4,7% dari laba bersih 2020 sebesar Rp 26,50 miliar. Sedangkan penjualan naik 8,87% menjadi Rp 448,36 miliar dari tahun 2022 sebesar Rp 411,80 miliar. “Di tengah dinamika ekonomi dan prospek kendaraan listrik, kami berupaya menghasilkan kinerja terbaik melalui strategi yang inovatif dan berkesinambungan,” kata Edi

Pada 2021 penjualan sepeda listrik (e-bike) mencapai 20.605 unit, motor listrik (e-motor) 3.886 unit, dan sepeda anak-anak (kids bicycle) 55.814 unit. Berdasarkan survei yang dilakukan pihak ketiga, kata Edi, merek Sellis yang diproduksi anak usaha PT Juara Bike (JB), kini menempati posisi terdepan dalam kategori kendaraan listrik, sehingga perseroan meyakini jumlah pelanggan akan terus naik dan berdampak pada pertumbuhan penjualan dan laba.

Edi mengatakan pada tahun 2022 Selis akan fokus melakukan publikasi dan penjualan, baik melalui media sosial dan e-commerce, maupun kanal distribusi offline seperti pasar modern dan tradisional. Selain itu, penjualan business to consumer (B2C) dan business to government (B2G). Khusus pemasaran offline, Selis mengoptimalkan 400 titik jaringan penjualan (distributor, gerai pajang, toko ritel, dan point of sales/POS) di seluruh Indonesia. “Kami juga kerap mengikuti pameran berskala besar, dalam dan luar negeri serta mengedepankan praktik bisnis berkelanjutan," tambah Edi.

Selis pada 2021 merilis e-moped (skuter listrik) dengan tipe Rinjani. Adapun pada awal tahun 2022 mengeluarkan produk sepeda listrik baru dengan tipe SWAN. Sejak 2020, Selis juga menggandeng Grab dalam penyediaan kendaraan listrik untuk armada Grabwheels dan Grab Express. “Kami akan ekspansi mengembangkan 100 titik penjualan baru selama tahun ini,” kata Edi.

Sementara Direktur Keuangan PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (Selis) atau GAS Wilson Ng mengungkapkan penjualan kuartal I 2022 naik 3,35% menjadi Rp 108,30 miliar dari kuartal I 2021 senilai Rp 104,79 miliar. Laba bersih mencapai Rp 6,83 miliar, bertambah 6,4% dari kuartal I 2021 sebesar Rp 6,42 miliar. “Kontribusi pendapatan terbesar dari komponen elektronik Rp 64,86 miliar dan penjualan sepeda listrik yang melesat 46,31% menjadi Rp 43,44 miliar dari sebelumnya Rp 29,69 miliar,” kata Wilson. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Tak Bagi Dividen, Selis Genjot Penjualan Kendaraan Listrik. Please share...!

Back To Top