Asuransi Tri Pakarta Incar Premi Rp 2,5 Triliun Pada 2024

Jajaran manajemen PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA)



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA) mampu mencatatkan kinerja terus tumbuh meski di tengah kondisi perekonomian yang diwarnai ancaman resesi dan ketidakpastian global. Perusahaan asuransi umum yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Dana Pensiun (Dapen) BNI ini, pada 21 Agustus 2022 tepat berusia 44 tahun. Pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 ini PT Asuransi Tri Pakarta mengusung tema “sinergi, kolaborasi dan berprestasi”.

“Pada 24 Agustus 2022, kita akan melakukan sinergi dan kolaborasi bersama BNI. Ada beberapa kerja sama yang akan ditandatangani dalam rangkaian HUT ke-44 TRIPA, yakni penandatanganan e-bond untuk tender garansi bank, penandatanganan kerja sama cash management terutama virtual account, penandatanganan jaringan asuransi kredit Xpora BNI, dan penandatanganan kerja sama referral dengan BNI Life,” kata Direktur Utama TRIPA G. C. Koen Yulianto, Senin (22/8/2022).

Melalui kolaborasi serta inisiasi bisnis baru, Koen Asuransi Tri Pakarta menargetkan untuk naik kelas sebagai perusahaan asuransi dengan premi Rp 1 triliun hingga Rp 2,5 triliun. “Kami ingin tumbuh lebih cepat dan naik kelas. Ditargetkan gross premi written (GPW) akan tembus Rp 2,5 triliun pada 2024. Ke depan, kami juga akan menginisiasi berbagai bisnis baru di luar captive market," ungkap Koen.

Di tengah tekanan pandemi sejak 2020 hingga saat ini, kinerja TRIPA tetap positif dan bertumbuh. Pada 2021, laba bersih yang berhasil dicapai sebesar Rp 61,38 miliar, dan GPW mencapai Rp 934 miliar. Hingga Juli 2022, laba bersih Asuransi Tri Pakarta telah mencapai Rp 57,80 miliar. Adapun hingga akhir tahun ini ditargetkan bisa mencapai Rp 100 miliar, atau melebihi target dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang sebesar Rp 65,80 miliar.

Selain memacu bisnis, Asuransi Tri Pakarta juga tetap mengupayakan kesehatan dan efisiensi usaha. "Selain Risk Based Capital (RBC) yang selalu kami jaga di atas 150%, kami juga memilki Combined Operating Ratio (COR) yang sangat baik di atas angka rata-rata industri. Saat ini RBC kami berada di angka 154%, sedangkan COR kami hingga Juli 2022 berada di angka 81,24%, di mana rata-rata industri asuransi mencapai lebih dari 90%," tukas Koen.

Sementara itu, lanjut dia, hingga Juli 2022, hasil underwriting murni bersih TRIPA mencapai Rp 38,49 miliar. Kemudian dari sisi hasil investasi tercatat mencapai Rp 19,1 miliar. Selain itu, TRIPA merupakan salah satu perusahaan asuransi yang klaim asuransinya rendah, terutama untuk properti. “Artinya, kami cukup efisien dan profitable,” terang Koen. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Asuransi Tri Pakarta Incar Premi Rp 2,5 Triliun Pada 2024. Please share...!

Back To Top