Mandiri Sekuritas Bidik Pertumbuhan Nasabah 45% pada 2022

Jajaran direksi Mandiri Sekuritas di acara peluncuran program MOST Carnaval, Selasa, 2 Agustus 2022



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Mandiri Sekuritas meluncurkan program MOST Carnaval 2022 dengan mengusung tema Investasi untuk Indonesia. Melalui program ini, perseroan menargetkan jumlah nasabah dapat bertumbuh 45% hingga akhir tahun 2022 dari posisi saat akhir Juli 2022 yakni 270.000 nasabah.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menjelaskan, pada tahun ini pasar modal Indonesia mencatatkan kinerja yang positif dan diperkirakan akan terus berlanjut. Begitu pula dengan pertumbuhan nasabah dari Mandiri Sekuritas yang akan bertumbuh mengikuti perkembangan pasar. "Kami harapkan dengan adanya program MOST Carnaval ini nasabah Mandiri Sekuritas dapat bertumbuh 45% dari posisi saat ini 270.000 per akhir Juli 2022," jelas Oki, Selasa (2/8/2022).

Menyikapi momentum peningkatan investor ritel di pasar modal Indonesia selama pandemi dan juga memperingati hari jadi ke-22 Mandiri Sekuritas, perseroan menggelar program MOST Carnaval. Gelaran program ini dilakukan dengan menimbang hasil dari Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2019 mencatat indeks literasi keuangan sebesar 38,03% dan indeks inklusi keuangan sebesar 76,19%.

Oki melanjutkan, besarnya potensi nasabah Mandiri Sekuritas yang memerlukan literasi keuangan seiring dengan meningkatnya jumlah investor membuat perseroan lebih gencar lagi dalam melakukan berbagai program literasi keuangan. "Pertumbuhan investor ritel yang signifikan membuat segmen ini berperan penting dalam menopang kemajuan pasar modal Indonesia. Kami percaya bahwa sekarang adalah momen yang tepat bagi masyarakat dan para investor untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia, terlebih dengan perkembangan teknologi digital, seperti Mandiri Online Securities Trading (MOST) yang memudahkan akses," ujarnya.

MOST Carnaval digelar dengan akses yang sangat mudah melalui platform digital MOST untuk mengakomodasi kebutuhan literasi dan investasi melalui serangkaian program kelas yang akan diselenggarakan. Beberapa topik program, contohnya tentang diversifikasi portofolio, perbedaan mempertahankan nilai dengan pertumbuhan investasi, serta menjadikan investasi sebagai gaya hidup. Program yang digelar hingga 30 September ini menyasar pada nasabah Mandiri Sekuritas dari generasi millennial dan Gen-Z yang sekarang mendominasi komposisi investor retail kami sebesar lebih dari 70%. Selama MOST Carnaval akan diadakan total 15 webinar dengan mengundang 8 ahli keuangan pribadi (personal finance) dan pasar modal, serta menggandeng 7 Manajemen Investasi Reksa Dana.

Oki juga menyampaikan, bahwa bisnis underwriter pada tahun ini optimis akan lebih baik daripada tahun lalu, meski saat ini volatilitas pasar masih tinggi akibat berbagai hal muali dari kenaikan suku bunga, ketegangan geopolitik hingga hal-hal lainya. Meski demikian, Mandiri Sekuritas masih menerima sekian banyak mandat untuk penerbitan obligasi dan juga IPO. "Dalam pipeline yang sudah di pegang oleh Mandiri Sekuritas, perusahaan yang akan IPO bergerak pada berbagai bidang industri mulai dari e-commerce, energi, healthcare, financial institution dan lain-lain. Salah satunya mungkin akan lebih besar dari IPO PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO),” kata dia.

Namun sayangnya, Oki masih belum bisa menjelaskan rincian dari pipeline tersebut. “Saat ini kami sedang memperhatikan pasar soal waktu/market windows IPO yang lebih tepat karena kami tak hanya mengincar investor domestik namun juga globa,” terangnya. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Mandiri Sekuritas Bidik Pertumbuhan Nasabah 45% pada 2022. Please share...!

Back To Top