Mengelola Limbah Kosmetik dengan Rebox

Melalui program #AVOSustainableLiving, limbah kosmetik internal AVO akan diolah dan didaur ulang dengan bantuan Rekosistem menggunakan Rebox sebagai upaya menjaga bumi dan alam



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Khazanah Hijau Indonesia (Rekosistem) – sebagai startup cleantech yang menawarkan jasa pengelolaan sampah – menjalin kerja sama dengan AVO untuk mengelola limbah kosmetik melalui program #AVOSustainableLiving. Langkah ini bertujuan mendorong gaya hidup ramah lingkungan dan berkelanjutan demi mengurangi kerusakan lingkungan.

Melalui program #AVOSustainableLiving, limbah kosmetik internal AVO akan diolah dan didaur ulang dengan bantuan Rekosistem menggunakan Rebox sebagai upaya menjaga bumi dan alam. Sebagai informasi, Rebox merupakan kotak yang dipasang Internet of Things (IoT) drop box atau disebut tempat sampah pintar dengan tujuan mengumpulkan sampah anorganik dari tempat umum. Dalam konteks kerja samanya dengan AVO, Rekosistem mengembangkan Rebox dengan dilengkapi teknologi machine learning atau pembelajaran mesin yang dapat mendeteksi produk dari AVO, seperti Avoskin, Looke Cosmetics, Oasea Laboratories, dan Lacoco En Nature.

“Teknologi machine learning milik Rebox ini dapat memberikan data dari hasil pengumpulan limbah kosmetik serta papan peringkat untuk penyetor limbah kosmetik terbanyak,” ujar Co-Founder dan COO Rekosistem Joshua Valentino, Sabtu (27/8/2022).

Sedangkan dalam praktiknya, limbah kosmetik dikumpulkan oleh karyawan AVO di kantor AVO Yogyakarta melalui Rebox yang telah terintegrasi dengan aplikasi Rekosistem untuk perhitungan reward point bagi tiap kemasan yang dikumpulkan. Kemudian, limbah kosmetik yang sudah terdata dan dalam kondisi terpilah dengan Rebox akan dikirim menuju Rekosistem Waste Hub yang tersebar di wilayah Jabodetabek oleh Lion Parcel. Untuk selanjutnya, Rekosistem akan mengelompokkan barang yang akan didaur ulang sesuai jenisnya, lalu didistribusikan kepada rekan-rekan Rekosistem untuk proses daur ulang.

“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan AVO dalam mengelola limbah kosmetiknya melalui Rebox. Hal ini merupakan salah satu langkah kami dalam mengedukasi dan memfasilitasikan pengelolaan limbah dan daur ulang. Kedepannya kami berencana bekerja sama dengan lebih banyak brand lainnya,” kata Co-Founder sekaligus CEO Rekosistem Ernest Layman.

Founder dan CEO AVO Anugrah Pakerti menuturkan, program #AVOSustainableLiving merupakan sebuah gerakan untuk mendorong gaya hidup ramah lingkungan. “Kerja sama dengan Rekosistem dalam mengelola limbah kosmetik di lingkup karyawan AVO menjadi suatu langkah yang besar dalam mewujudkan program tersebut. Kami harap AVO dan Rekosistem dapat memperluas cakupan kerja sama kedepannya,” tambah dia. (ym)

Labels: Gaya Hidup

Thanks for reading Mengelola Limbah Kosmetik dengan Rebox. Please share...!

Back To Top