Paiton Energy dan POMI Giatkan UMKM untuk Membangkitkan Ekonomi Indonesia

PT Paiton Energy dan POMI memanfaatkan kegiatan Car Free Day (CFD) dengan mengusung tema "Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat" untuk mendukung, membantu promosi dan pemasaran produk-produk UMKM di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur



PROBOLINGGO (IndonesiaTerkini.com)- PT Paiton Energy dan POMI terus mendukung dan terlibat aktif untuk mempromosikan dan membuka jaringan pemasaran produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna membangkitkan perekonomian Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19.

Salah satu cara yang dipilih untuk promosi dan pemasaran produk-produk UMKM tersebut adalah di acara Car Free Day (CFD) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang telah digelar tiga kali sejak pandemi setelah dua tahun vakum.

Dampak dari promosi dan pemasaran produk-produk UMKM di acara CFD Probolingo itu mampu menghasilkan perputaran ekonomi sekitar Rp 150-250 juta setiap pekan pelaksanaan CFD. Ini adalah hal yang sangat positif untuk pemberdayaan pelaku UMKM, terutama dari sisi pemasaran produknya.

Paiton Energy dan POMI melihat pemberdayaan pelaku UMKM sangat penting karena mempunyai kontribusi sangat besar dalam perekonomian nasional. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM. Jumlah UMKM di Tanah Air telah mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61,07% atau senilai Rp 8,57 triliun.

Upaya Paiton Energy dan POMI dalam mendukung, membantu promosi dan pemasaran produk-produk UMKM di Probolinggo pun mendapat sambutan luar biasa dari para pelaku UMKM. Terdapat 175 UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Probolinggo yang mengikuti kegiatan CFD yang mengusun tema “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”.

Di acara CFD juga tersedia beragam kegiatan antara lain “Gelar Lapak UMKM,” edukasi, dan hiburan untuk pengunjung. CFD ini terselenggara atas kerja sama banyak pihak, antar lain Pemda setempat, komunitas seni, komunitas radio, karang taruna dan komunitas UMKM, termasuk pihak swasta.

Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian memperingati Hari UMKM Nasional 2022 yang mengangkat tema “Tantangan Pandemi dan Strategi Transformasi UMKM di Masa Depan.”

Menurut Chief Financial Officer (CFO) Paiton Energy, Bayu Widyanto setelah dua tahun diterjang pandemi Covid-19, kini UMKM di Indonesia termasuk di Probolinggo mulai menunjukkan geliat kebangkitannya. “Sektor UMKM menjadi penopang dan tulang punggung perekonomian nasional. Jadi, jika sektor UMKM bangkit maka ekonomi Indonesia juga bisa bangkit,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Bayu, selain sebagai upaya memberdayakan UMKM, kegiatan CFD juga menjadi ajang bagi Paiton Energy untuk sarana kampanye dan edukasi gaya hidup hijau untuk mitigasi perubahan iklim kepada masyarakat. Jadi, di acara CFD tersebut perusahaan juga melakukan edukasi mengenai perilaku hemat energi, pengurangan emisi dan perilaku 3R (Reduce, Reuse dan Recycle). “Perusahaan menyiapkan juga fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM dan juga para pengunjung. Antara lain, media edukasi berupa photo booth, dan tenda kerucut yang dipergunakan untuk para pelaku UMKM berjualan di acara ini. Kami sangat bersyukur dengan dibukanya kembali acara CFD ini, dan berharap para pelaku UMKM di Probolinggo, khususnya Kraksaan dapat segera bangkit, dan ekonomi masyarakat kembali tumbuh,” tutur Human Resources Manager POMI, Rochman Hidayat.

Program Pemberdayaan UMKM

Sebagai informasi, Paiton Energy dan POMI telah memberdayakan UMKM yang berada di wilayah Probolinggo, Jawa Timur, sejak 2014. Program ini bertujuan membantu masyarakat pengrajin makanan olahan skala rumahan guna meningkatkan produktivitas, meningkatkan pendapatan, serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Perusahaan melakukan pendampingan kepada pengrajin dalam melakukan analisa produksi, membuka jaringan pemasaran, standar kelayakan usaha, dan mendorong agar warga sekitar dapat terlibat dalam kegiatan produksi maupun pemasaran.

Program pemberdayaan UMKM tersebut ditujukan terutama bagi kaum perempuan sebagai wirausaha unggul. Dalam hal ini, perusahaan bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Kabupaten (DPK) Perempuan Tani, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Probolinggo, untuk mengembangkan dan memproduksi produk lokal.

Perusahaan juga selalu mengupayakan kebangkitan UMKM di masa pandemi Covid-19 serta melakukan pengembangan kapasitas SDM UMKM dengan pelatihan-pelatihan yang dapat menstimulus adanya produk baru, pendampingan UMKM dan membuat jejaring pasar untuk UMKM, seperti ajang CFD atau event lainnya.

Kesinambungan program yang dimiliki Paiton Energy dan POMI mulai dari UMKM Center sebagai pusat pelatihan dan jejaring pemasaran produk sebagai solusi untuk distribusi produk UMKM.

Paiton Energy telah melaksanakan program CSR sejak 2000 yang dirancang setiap tahun, dan dipantau oleh Komite Pengembangan Masyarakat. Program dikategorikan dalam tiga fokus yaitu mendukung keberlanjutan perusahaan (pembangkit), keberlanjutan sosial ekonomi, serta keberlanjutan energi dan lingkungan. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Paiton Energy dan POMI Giatkan UMKM untuk Membangkitkan Ekonomi Indonesia. Please share...!

Back To Top