Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Siap Akuisisi Kapal

Jajaran direksi dan komisaris PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk; Eka Taniputra (Direktur Utama), Efilya Kusumadewi (Direktur) dan Erwin Surjali (Komisaris Utama)



SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) berhasil meraup dana segar senilai Rp222,4 miliar dari penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO). Perusahaan yang bergerak di bidang angkutan laut dan aktivitas penunjang angkutan ini yang baru saja resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini akan menggunakan 50% dana IPO tersebut untuk pengembangan usaha. Salah satunya, akuisisi satu kapal jenis anchor handling tug supply vessel (AHTS) yang direncanakan pada September 2022 mendatang.

Direktur Utama ELPI, Eka Taniputra mengatakan kapal itu akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan transportasi logistik industri tambang minyak lepas pantai (offshore). "Kami juga akan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur baik di darat maupun lepas pantai untuk men-support pengeboran laut. Selain itu juga akan ekspansi di lini bisnis layanan penarikan kapal (tugboat) dan kapal penyelamatan, termasuk menjajaki bisnis ro-ro, kontainer, dan breakbulk,” kata Eka, Selasa (9/8/2022).

Eka menyebukan, saat ini lini bisnis logistik di sektor migas menyumbang 90% bagi pendapatan perseroan, yang meliputi logistik dan offshore, shipping enginering, underwater service, dan training and development. Namun demikian, bisnis kapal penyelamatan, ro-ro, kontainer, dan breakbulk diharapkan bisa memberikan kontribusi yang lebih besar lagi. Selain itu, menurut Eka, perseroan juga akan melakukan akuisisi perusahaan yang bergerak di layanan bawah laut (under water) dan modifikasi kapal untuk menunjang kegiatan survei geofisika dan geoteknik. "Ini merupakan rencana kami untuk jangka panjang, kemungkinan mulai tahun depan,” ujar Eka.

ELPI juga ingin mengembangkan usahanya, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga tengah menjajaki pangsa pasar luar negeri, salah satunya Malaysia. Secara bertahap, juga membidik negara Asia lainnya seperti Vietnam, Myanmar, bahkan ke Timur Tengah. "Pangsa pasar luar negeri yang kami jajaki tidak terlalu jauh dari Indonesia, karena industri kapal ini butuh skill teknis cukup tinggi maka ekspansi ke luar negeri yang dekat agar logsitik dan SDM tidak repot. Malaysia ini merupakan tahap awal, dalam 5 tahun ke depan masih ada pasar potensial lain seperti offshore Vietnam, Myanmar, hingga Timur Tengah yang banyak terdapat tambang minyak offshore,” terang Eka.

Direktur Finansial ELPI, Efilya Kusumadewi menjelaskan pada tahun ini, perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp 600 miliar atau tumbuh 10% dibandingkan capaian 2021. "Hingga semester I 2022 sudah tercapai sekitar 50% atau sesuai dengan target yang ditetapkan,” jelas Efilya. (pr)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Siap Akuisisi Kapal. Please share...!

Back To Top