Aftech Gandeng Perbanas dan Kadin Perkuat Keuangan Digital

Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech), Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memperkuat kolaborasi sektor keuangan dan ekonomi digital



JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech), Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memperkuat kolaborasi untuk memperkuat sektor keuangan digital. Hal tersebut ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman dari tiga entitas pada pekan lalu. Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk memfasilitasi kerja sama sebagai wadah komunikasi dan diskusi untuk membahas lebih dalam mengenai langkah strategis bersama jasa keuangan digital. Tujuannya yakni untuk ikut serta terus berkontribusi positif bagi pertumbuhan perekonomian Indonesia.

"Komitmen ini merupakan langkah strategis antara Aftech, Perbanas, dan Kadin Indonesia untuk mensukseskan inovasi digital demi mendukung pembangunan ekonomi digital di Indonesia. Harapannya industri ini dapat bertumbuh bersama untuk kebaikan Indonesia," ucap Sekjen Perbanas Anika Faisal di Jakarta, Jumat (9/9/2022).

Nota kesepahaman tersebut mencakup 5 area strategis, Pertama, kolaborasi dalam merumuskan skema dan standar kompetensi talenta digital terutama di ekosistem bank digital Indonesia. Kedua, kolaborasi penyusunan roadmap dan riset terkait bank digital yang melibatkan industri perbankan dan ekosistem digital di Indonesia untuk mendukung strategi percepatan inklusi keuangan digital. Ketiga, edukasi untuk masyarakat umum tentang pentingnya menggunakan produk jasa keuangan digital berizin resmi dari regulator terkait, demi mencegah aktivitas jasa keuangan yang tidak sesuai peraturan undang-undang. Keempat, partisipasi aktif bersama regulator dalam memberikan masukan terkait regulasi maupun kode etik. Kelima, kolaborasi dalam kegiatan publikasi dan edukasi literasi keuangan dan digital.

"Komitmen bersama ini tentunya diharapkan dapat memberikan manfaat sebanyak-banyaknya tidak hanya bagi para pengguna, tapi juga industri, dan juga kepada bangsa dan negara dalam hal inklusi keuangan dan literasi keuangan khususnya di era digital," tambah Sekretaris Jenderal Aftech, Budi Gandasoebrata.

Di sisi lain, Wakil Kepala Badan III Sistem Pembayaran Digital dan Neobank Kadin Indonesia menyampaikan, saat ini Indonesia memasuki dunia digital financing services. Nilai transaksi keuangan digital pada tahun 2021 mencapai Rp 39.841,4 triliun atau tumbuh sebesar 45,64% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. "Namun, peningkatan transaksi melalui dunia digital harus diikuti dengan peningkatan literasi dan inklusi dunia keuangan digital. Sehingga edukasi secara meluas perlu dilakukan, melalui komitmen bersama ini maka kita akan semakin solid untuk berbagi peran mendorong percepatan literasi keuangan di masyarakat," jelas dia.

Minat masyarakat bertransaksi keuangan digital semakin meningkat. Pada tahun 2021, setidaknya sudah 7 bank telah resmi menjadi jasa keuangan digital di Indonesia, yang merupakan bagian dari perbankan konvensional, serta bagian dari fintech. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Aftech Gandeng Perbanas dan Kadin Perkuat Keuangan Digital. Please share...!

Back To Top