Indika Energy Gandeng Foxtec Singapore Garap Mobil Listrik

PT Indika Energy Tbk (INDY) melalui anak usahanya, yakni PT Mitra Motor Group, membentuk perusahaan patungan dengan Foxtec Singapore Pte Ltd, perusahaan afiliasi Foxconn


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY) yakni PT Mitra Motor Group (MMG) membentuk perusahaan joint venture dengan perusahaan asal Singapura, Foxteq Singapore Pte Ltd. Anak usaha yang bernama PT Foxconn Indika Motor (FIM) akan berfokus pada manufaktur kendaraan listrik.

Sekretaris Perusahaan Indika Energy Adi Pramono menjelaskan, perusahaan JV ini resmi berdiri pada 22 September 2022 dengan struktur kepemilikan modal FIM yakni MMG sebesar Rp 39 miliar atau setara dengan 60%, Foxconn Rp 29 miliar atau setara dengan 40%. FIM akan melakukan kegiatan manufaktur untuk kendaraan listrik komersial dan baterai elektrik. "Semisal, melakukan kegiatan manufaktur kendaraan bermotor roda empat atau lebih, melakukan kegiatan manufaktur batu baterai dan memberikan jasa konsultasi manajemen,” jelasnya, Jumat (22/9/2022).

Ia menambahkan, bahwa penyertaan saham MMG dalam FIM merupakan langkah perseroan secara grup untuk melakukan ekspansi usaha ke sektor kendaraan listrik, khususnya kendaraan listrik roda empat di Indonesia. Kongsi yang dilakukan oleh INdika Energy dengan perusahaan Singapura ini semakin meningkatkan penetrasi perseroan dalam pasar mobi listrik atau perusahaan investasi terdiversifikasi multisektor. Indika Energy sebelumnya juga sudah terjun pada pasar EV dengan motor listriknya yang bermerk ALVA di pasaran.

Sebelumnya, Head of Investor Relations Indika Energy, Ricardo Silaen mengatakan, Indika lebih dikenal sebagai perusahaan yang lebih banyak bergerak d bidang tambang mineral. "Sebelumnya kita punya pilar itu ada di mining resources, mining services, mining infrastructure. Kedepannya kita lagi mentransformasi, gak hanya fokus di single tapi juga kita lihat kesempatan-kesempatan yang lain,” kata dia dalam acara bincang-bincang di kanal YouTube Mirae Asset Sekuritas.

Dia menambahkan, perseroan menetapkan target pendapatan 50:50, baik dari coal dan non-coal pada 2025. Sehingga, perseroan akan terus mengembangkan sayapnya di sejumlah sektor, di luar batu bara. "Jadi kita melihat beberapa sektor yang menurut kita menarik dan kita ingin menjadi lebih sebagai investments holding company yang memang punya kapasitas dan kapabilitas di beberapa sektor yang menurut kita sangat menarik,” ungkap Ricardo.

Adapun Foxtex Singapore Pte Ltd adalah afiliasi dari Hon Hai Technology Group (Foxconn). Foxconn sendiri merupakan perusahaan manufaktur elektronik terbesar di dunia yang berpusat di Taiwan. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Indika Energy Gandeng Foxtec Singapore Garap Mobil Listrik. Please share...!

Back To Top