Perintis Triniti Properti Fokus Kembangkan Tiga Mega Proyek

Direktur Utama PT Tanamori Makmur Indonesia, Alfonso Rico Parluhutan Pardede bersama Ishak Chandra, Presiden Direktur PT Perintis Triniti Properti Tbk saat penandatanganan perjanjian kerjasama pengembangan kawasan pariwisata di Tanamori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) berpotensi meraih Gross Development Value (GDV) hingga Rp 25 triliun dalam 10 tahun mendatang dari tiga mega proyek yang sedang digarap.

Presiden Direktur sekaligus CEO PT Perintis Triniti Properti Ishak Chandra menjelaskan, perseroan tengah menyiapkan berbagai pipeline proyek di beberapa wilayah pengembangan baru di Indonesia yang pasti akan meningkatkan GDV perseroan. "Adapun ketiga proyek besar tersebut yakni proyek rumah tapak bernama Sequoia Hill yang berlokasi di Sentul, kemudian Holdwell Business Park yang berlokasi di Lampung dan kawasan pariwisata Tanamori yang berlokasi di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur," kata Ishak Chandra, Selasa (27/9/2022).

Ishak menyebutkan, ketiga proyek baru Perintis Triniti Properti yang berada di Lampung dan Sentul ini memiliki konsep yang disesuaikan dengan strategi perseroan yang saat ini lebih berfokus pada landed house, business park, data centre and niche market proyek seperti Tanamori Labuan Bajo yang difokuskan untuk menjadi proyek destinasi wisata kelas dunia. "Kami tahun ini sudah siap untuk me-launching ketiga proyek baru yang dimulai dengan soft launch Sequoia Hill Sentul 1 bulan yang lalu,” jelasnya.

Pemasaran klaster perdana Sequoia Hills berkontribusi cukup besar bagi marketing revenue perseroan hingga bulan Agustus 2022. Proyek Sequoia Hills memiliki kontribusi sebesar Rp 300,2 miliar. "Kontribusi ini setara dengan 48% dari seluruh marketing revenue Perintis Triniti Properti hingga Agustus 2022. Adapun target marketing sales perseroan hingga akhir tahun ini adalah sebesar Rp 900 miliar. Adapun sampai Agustus sudah tercapai 69,3%," jelasnya.

Secara rinci, proyek lainya seperti Holdwell Business Park, merupakan proyek bangunan komersial seluas 13,5 hektare di Pusat Kota Bandar Lampung yang merupakan business park pertama di Lampung, terdiri dari storage house multifungsi, SOHO, dan shophouse. Selain itu, juga proyek Tanamori yang berlokasi di Nusa Tenggara Timur yang akan diproyeksikan sebagai pembangunan yang mengusung konsep pariwisata yang berkelanjutan.

Ishak menargetkan marketing revenue Perintis Triniti Properti hingga Rp 1,05 triliun naik 220% dibandingkan dengan marketing revenue di sepanjang tahun 2021. "Setelah 2,5 tahun tidak bisa membukukan pendapatan sama sekali, kami mengharapkan akhir tahun 2022 ini bisa membukukan pendapatan dan keuntungan karena proses serah terima Collins Boulevard sudah dimulai sejak September 2022,” ungkap Ishak. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Perintis Triniti Properti Fokus Kembangkan Tiga Mega Proyek. Please share...!

Back To Top