Askrindo Gelar Literasi Asuransi bagi Milenial dan Gen Z

Literasi Asuransi atau pengenalan Asuransi yang digelar Askrindo bagi mahasiswa STIMRA, Rabu 19 Oktober 2022


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo mengadakan kegiatan literasi asuransi atau pengenalan asuransi bagi milenial dan Gen Z melalui webinar kepada mahasiswa STIMRA, Rabu (19/10/2022).

Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penetrasi asuransi terhadap produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia baru mencapai 3,18% pada tahun 2021. Secara rinci, penetrasi asuransi jiwa di Indonesia baru mencapai 1,19%, asuransi umum 0,47%, asuransi social 1,45, dan asuransi wajib 0,08 persen dengan angka desitas asuransi sebesar Rp. 1,82juta. Sementara, Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2019 menunjukkan indeks literasi keuangan baru sebesar 38,03% dengan tingkat literasi asuransi baru mencapai 19,4%. Pada saat yang indeks inklusi keuangan Indonesia mencapai sebesar 76,19%. Askrindo memandang pentingnya pemahaman asuransi sejak dini, khususnya generasi milenial dan Generasi Z. Asuransi merupakan bagian dari investasi jangka panjang yang sudah seharusnya diminati oleh berbagai kalangan. Dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan dan sesuai dengan arahan OJK, Askrindo mengadakan kegiatan literasi asuransi atau pengenalan asuransi bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen dan Risiko Asuransi (STIMRA).

Luluk Lukmiyati, Head of Corcomm PT Askrindo, mengatakan bahwa saat ini penduduk didominasi oleh kalangan berusia 15–40 tahun yang merupakan kalangan milenial dan Generasi Z. Namun, rendahnya indeksi literasi asuransi mendorong Askrindo untuk terus memberikan pemahaman-pemahaman mendasar mengenai asuransi. "Seringkali orang menunda berasuransi karena merasa telah memiliki tabungan yang memadai untuk mengantisipasi keadaan darurat, padahal Asuransi sangat berguna untuk menutup pengeluaran tak terduga yang cukup besar, seperti saat sakit, kecelakaan, kehilangan tempat tinggal. Asuransi adalah salah satu fondasi utama sebuah keuangan yang sehat. Di sini Askrindo melihat anak-anak muda sudah mulai paham berinvestasi namun masih kurang minat dalam berasuransi,” ujar Luluk.

Industri asuransi memiliki tantangan guna mengembangkan produk asuransi yang lebih beragam. Dengan produk yang semakin beragam, penetrasi Asuransi di masyarakat pastinya akan lebih meningkat lagi. Askrindo memiliki aplikasi DigiAsk 4.0, dimana aplikasi tersebut merupakan salah satu transformasi Askrindo di bidang IT dalam rangka meningkatkan penetrasi ke segmen ritel. "Askrindo berharap, dengan literasi asuransi ini, masyarakat khususnya milenial dan Generasi Z, akan lebih aware lagi dan berminat dengan produk-produk asuransi. Terlebih asuransi saat ini sangat mudah didapatkan hanya dengan sebuah ponsel dan sangat mudah juga dalam pengajuan klaimnya salah satunya melalui aplikasi DigiAsk 4.0 yang bisa di-downloadmelalui Playstore dan Appstore,” tutup Luluk. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Askrindo Gelar Literasi Asuransi bagi Milenial dan Gen Z. Please share...!

Back To Top