Infomedia Pangkas Proses Manual Bisnis Lewat Digitalisasi

Ilustrasi digitalisasi


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- PT Infomedia Nusantara (Infomedia) sebagai anak perusahaan Telkom Group di bidang penyediaan jasa business process outsourcing, berupaya memangkas proses manual aktivitas bisnis di perusahaan menjadi digital lewat Robotic Process Automation (RPA).

"Infomedia menjadi perusahaan terdepan dalam mengadopsi perkembangan teknologi digitalisasi dan automation terkini sebagai komitmen dalam meningkatkan value bagi mitra," kata Direktur Utama Infomedia, Agus Winarno, Selasa (11/10/2022).

Dia menjelaskan salah satu teknologi automation terdepan Infomedia adalah RPA dan artificial intelligence (AI). RPA telah diterapkan di lima ekosistem layanan untuk mendukung ter-deliver-nya proses bisnis perusahaan yang optimal, efektif, dan efisien bagi klien. “RPA dapat merespons dan berkomunikasi dengan sistem lainnya untuk melakukan berbagai tugas secara tepat, sehingga membuat peran manusia semakin tajam dalam menyusun strategi, kreativitas serta memiliki pola kerja efisien,” kata dia.

Dia mengatakan kecanggihan teknologi RPA untuk melakukan berbagai tugas secara tepat dan berkomunikasi dengan sistem lainnya dapat dikembangkan menjadi digital workforce yang mampu beradaptasi melalui berbagai interface dan workflow hingga dapat melakukan efisiensi waktu dan man power. "Bukan hanya kecepatan kinerja proses, implementasi RPA mampu mengurangi human error pada proses pengolahan data sehingga lebih transparan karena seluruh proses dapat dimonitor secara digital," kata dia.

Kapabilitas RPA dalam mengefisiensikan jumlah workforce, waktu kerja, serta keandalan proses inil yang membuat Infomedia terus mengembangkan penggunaan teknologi RPA pada berbagai solusi digitalisasi proses bisnis yang dikelolanya.

Sebut saja penerapan RPA pada proses invoicing sampai delivery invoice ke customer yang diterapkan Infomedia di Telkom Divisi Business Service (DBS). Pada sistem yang berjalan di Telkom Divisi Business Service, RPA diintegrasikan dengan aplikasi eksisting untuk membantu pelanggan mengekstraksi data penagihan sekaligus menginputnya ke BPM Platform sebagai portal automasi data processing. Setelah itu RPA akan melanjutkan proses menuju tahap generate faktur pajak dan pembuatan invoice berbasis data yang telah masuk di BPM Platform tersebut. Di tahap akhir, RPA akan melakukan proses pengiriman invoice melalui sistem kepada pelanggan perusahaan dan Telkom DBS dapat menerima report status pengiriman ini melalui BPM Platform. Efektifitas hasil yang diperoleh melalui penerapan RPA ini secara signifikan mampu memangkas waktu proses manual yang sebelumnya memakan waktu 6 hari menjadi 2 hari dengan traffic sebesar 3.000 invoice. (sd)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Infomedia Pangkas Proses Manual Bisnis Lewat Digitalisasi. Please share...!

Back To Top