Primaya Hospital IPO, Bidik Dana Segar Rp 287,11 Miliar

CEO Primaya Hospital, Leona A Karnali dalam press conference Penawaran Umum Perdana Saham Primaya Hospital, di JS Luwansa Jakarta, 17 Oktober 2022


JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Primaya Hospital Group, jaringan rumah sakit swasta di Indonesia dari perusahaan holding PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk menawarkan saham ke publik melalui mekanisme penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) dengan harga Rp 900-Rp 950 per saham. Calon emiten dengan kode saham PRAY ini, membidik dana segar sekitar Rp 272-287,11 miliar. Rencananya, perseroan akan mengalokasikan sekitar 50% dana IPO sebagai dana tambahan perolehan tanah untuk pembangunan rumah sakit di kota-kota besar di Pulau Sumatera dan Jawa.

CEO Primaya Hospital, Leona A Karnali dmengatakan, sekitar 25% untuk dana tambahan biaya pengembangan gedung dan layanan rumah sakit yang telah ada. Sisanya sekitar 25% akan digunakan untuk dana tambahan pembiayaan pembangunan gedung rumah sakit baru. "Pelaksanaan IPO ini bertujuan untuk pengembangan Primaya Hospital Group yang tengah tumbuh pesat dan berkelanjutan untuk masa depan," ujar Leona A Karnali dalam press conference Penawaran Umum Perdana Saham Primaya Hospital di JS Luwansa Jakarta, Senin (17/10/2022).

Leona menjelaskan, Famon Awal Bros Sedaya menawarkan sebanyak-banyaknya 302.222.300 saham biasa atas nama yang seluruhnya adalah saham baru dan dikeluarkan dari portepel perseroan. Persentase kepemilikan masyarakat mewakili 2,17% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan pada saat tanggal pencatatan. Masa penawaran awal (bookbuilding) IPO berlangsung pada 14-21 Oktober 2022 dan perkiraan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 November 2022. Untuk merealisasikan IPO ini, perseroan telah menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi (underwriter). Primaya Hospital bertumbuh mulai dari satu rumah sakit dengan 100 tempat tidur kini menjadi 15 rumah sakit dengan lebih dari 2.000 tempat tidur, dan sembilan rumah sakit di antaranya diresmikan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. "Perseroan optimistis, rekam jejak operasional terpercaya dan pertumbuhan yang konsisten menjadikan Primaya sebagai bisnis yang menjanjikan," imbuhnya.

Leona mengatakan, dengan keunggulan kompetitif seperti lokasi strategis rumah sakit yang tersebar dan terklaster di berbagai wilayah Indonesia, jaringan laboratorium lengkap, teknologi informasi yang tersentralisasi, serta berkomitmen mengutamakan mutu dan keselamatan pasien, perseroan berpotensi menangkap peluang lebih luas dalam industri kesehatan di tanah air. (ym)

Labels: Ekonomi

Thanks for reading Primaya Hospital IPO, Bidik Dana Segar Rp 287,11 Miliar. Please share...!

Back To Top